Ribuan Nelayan Tolak Kenaikan Harga Solar, Komisi B DPRD Pati Nyatakan Dukungan

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Aksi ribuan nelayan yang menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mendapat dukungan dari Komisi B DPRD Pati. Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi B DPRD Pati, Mukit, usai mengikuti aksi nelayan di Alun-alun Pati.

Mukit menegaskan, kenaikan harga BBM memberikan dampak langsung terhadap pendapatan serta biaya operasional nelayan. Kondisi ini dinilai semakin menekan kesejahteraan mereka, terutama di tengah situasi cuaca yang tidak menentu.

Menurutnya, harga solar yang terus melambung membuat banyak nelayan memilih tidak melaut karena khawatir mengalami kerugian.

“Operasional yang tinggi tidak bisa menutup pendapatan nelayan. Kalau dipaksakan berangkat, mereka rugi,” ujar Mukit.

Ia mengungkapkan, sejumlah kapal nelayan di wilayah Pati, khususnya di Juwana, kini lebih memilih bersandar lantaran harga solar yang tidak lagi terjangkau. Hal ini tidak hanya mengancam mata pencaharian nelayan, tetapi juga berpotensi mengganggu pasokan ikan tangkap di daerah.

Mukit pun meminta pemerintah pusat agar lebih bijak dalam mengambil kebijakan terkait harga BBM, dengan mempertimbangkan kondisi riil yang dihadapi nelayan saat ini.

“Pemerintah harus hadir. Nelayan ini tulang punggung ketahanan pangan sektor perikanan. Jangan dibiarkan berhenti melaut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Komisi B DPRD Pati akan mengawal aspirasi para nelayan untuk disampaikan ke kementerian terkait. Ia berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret, termasuk mempertimbangkan penurunan harga BBM demi keberlangsungan usaha nelayan.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *