PATI – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto memastikan proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati akan segera dimulai pada akhir Mei 2026. Kepastian tersebut disampaikan untuk menjawab keresahan masyarakat terkait tertundanya sejumlah pekerjaan infrastruktur di berbagai wilayah.
Joni mengatakan, seluruh persiapan teknis maupun administrasi untuk pelaksanaan proyek kini telah rampung. Dengan demikian, proses pengerjaan fisik di lapangan tinggal menunggu pelaksanaan.
“Insyaallah akhir bulan ini sudah mulai action. Persiapan teknis dan administrasi juga sudah selesai,” ujar Joni.
Ia menjelaskan, total nilai pekerjaan infrastruktur yang akan dikerjakan Pemerintah Kabupaten Pati mencapai sekitar Rp230 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalan serta berbagai infrastruktur pendukung lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Menurut Joni, keterlambatan pelaksanaan proyek sebelumnya terjadi karena pemerintah daerah memilih berhati-hati dengan menunggu arahan dan pendampingan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan proyek tetap sesuai aturan dan terhindar dari persoalan hukum.
“Kalau sekarang ini dari KPK sudah mengijinkan dan sudah memberikan arahan ke DPUTR untuk mengerjakan infrastruktur, dari Kejaksaan juga sudah turun,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan KPK dan Kejaksaan merupakan bagian dari upaya pengawalan terhadap penggunaan anggaran pembangunan agar lebih transparan dan akuntabel. Pendampingan tersebut juga dinilai penting untuk memberikan rasa aman kepada pelaksana proyek di lapangan.
“Ini bentuk kehati-hatian pemerintah daerah supaya pekerjaan berjalan baik dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Joni.
Dengan adanya lampu hijau dari lembaga penegak hukum, DPRD Pati optimistis proyek pembangunan infrastruktur dapat segera berjalan tanpa hambatan berarti. Menurutnya, percepatan pembangunan sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya yang selama ini mengalami kerusakan.
Joni menegaskan DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Pati akan terus melakukan pengawasan agar seluruh pekerjaan infrastruktur dapat selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah direncanakan.
“Kami ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena infrastruktur yang baik akan mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat,” pungkasnya.
(ADV)













