Wakil Bupati Pati Apresiasi Lomba Azan dan Kaligrafi dalam Festival Ramadan

  • Bagikan
banner 468x60

Pati, 24 Mei 2024 – Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, secara resmi membuka Lomba Azan dan Kaligrafi dalam Festival Ramadan yang diselenggarakan oleh Yayasan Jabalnur Pesantenan. Acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Pati pada Senin (24/5) dan dihadiri oleh ratusan peserta, menjadikannya salah satu sorotan utama dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus wadah pengembangan bakat generasi muda.

 

Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pimpinan Yayasan Jabalnur Pesantenan beserta panitia atas terselenggaranya kegiatan yang sarat makna ini.

“Pemerintah Kabupaten Pati sangat mendukung kegiatan positif seperti ini, yang tidak hanya memeriahkan Ramadan, tetapi juga memberi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat, terutama di bidang kaligrafi dan azan,” ujar Wakil Bupati.

 

Chandra menekankan bahwa festival ini merupakan bentuk nyata penguatan syiar Islam, pengisian liburan sekolah dengan kegiatan bermanfaat, serta upaya mempersiapkan generasi muda sebagai penerus tradisi keagamaan, khususnya dalam seni azan.

 

Ia juga berharap para peserta mampu menampilkan performa terbaik agar pemenang lomba dapat mewakili Kabupaten Pati di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang akan digelar di Kabupaten Tegal pada 7–11 Juli 2025 mendatang.

 

Ketua Panitia Festival, Suharsi, menyatakan bahwa lomba ini bertujuan membangun iman dan takwa generasi muda. “Kami ingin mendidik mereka menjadi penerus bangsa yang tidak hanya berbakat, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual tinggi. Pati sebagai Kota Santri harus terus mengembangkan potensi remaja melalui ajang seperti ini,” jelasnya.

 

Suharsi turut memaparkan prestasi membanggakan putra-putri Pati di kancah internasional, seperti Huda Purnawadi (Juara Kaligrafi Internasional di Turki, 2017) dan Miftahul Huda (Juara Kaligrafi ASEAN 2003 dan Juara Internasional di Malaysia, 2023). “Prestasi ini harus menjadi motivasi agar seni Islam semakin berkembang,” tandasnya.

 

Festival Ramadan Yayasan Jabalnur Pesantenan diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus melahirkan bibit-bibit unggul dalam bidang keagamaan dan seni Islam.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *