PATI – Pelaksanaan Gelar Karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Tahun 2026 mendapat apresiasi dari DPRD Kabupaten Pati. Program yang mempertemukan seniman dengan peserta didik tersebut dinilai tidak hanya mendorong kreativitas, tetapi juga menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menilai pendidikan seni memiliki peran strategis dalam membangun sikap disiplin, percaya diri, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama di kalangan pelajar.
Menurutnya, proses belajar seni membuat siswa tidak sekadar mengejar hasil penampilan. Mereka juga belajar menjalani proses latihan, menghargai peran orang lain, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
“Menurut kami, GSMS ini sangat positif untuk pembentukan karakter anak-anak. Mereka belajar disiplin melalui latihan, belajar bertanggung jawab terhadap perannya, sekaligus belajar bekerja sama dengan teman-temannya,” ujar Teguh.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menambahkan, kegiatan seni juga memberikan ruang bagi pelajar untuk mengekspresikan diri secara positif. Hal itu penting agar energi dan kreativitas anak muda dapat diarahkan pada kegiatan yang produktif.
Ia berharap program GSMS dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten Pati. Dengan demikian, semakin banyak pelajar yang memperoleh kesempatan mengenal seni sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Anak-anak harus diberikan ruang untuk berkembang. Seni bisa menjadi salah satu media yang sangat baik untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan membangun karakter mereka sejak dini,” katanya.
Teguh juga menilai keberlanjutan program seni di sekolah perlu mendapat dukungan bersama, baik dari pemerintah, sekolah, seniman, maupun masyarakat. Menurutnya, pembentukan karakter tidak cukup hanya melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga membutuhkan pengalaman dan aktivitas positif di luar pembelajaran akademik.
“Kalau kegiatan seperti ini terus dikembangkan, kita berharap lahir generasi Pati yang kreatif, percaya diri, punya kepedulian terhadap budaya, dan mampu bekerja sama dengan baik,” tandasnya.
(ADV)













