PATI – Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi D DPRD Pati Endah Sri Wahyuningati. Perempuan yang akrab disapa Mbak Ning itu menilai keterlibatan dunia usaha dalam membantu masyarakat menjadi langkah positif yang perlu terus dikembangkan.
Endah yang turut menghadiri agenda peresmian program tersebut melihat bedah rumah bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian sosial terhadap warga yang membutuhkan.
Menurutnya, rumah yang layak memiliki kaitan erat dengan kenyamanan dan kualitas kehidupan keluarga.
“Program seperti ini sangat positif karena masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian secara langsung. Rumah bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga tempat keluarga membangun kehidupan dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Endah.
Politikus Fraksi Golkar tersebut berharap kepedulian yang ditunjukkan Forum Pengembang Perumahan Pati Indonesia (FPPPI) dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya.
Endah menilai semakin banyak pihak yang terlibat dalam kegiatan sosial, semakin besar pula ruang bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan dukungan.
“Kami tentu mengapresiasi para pengembang yang mau turun langsung membantu masyarakat. Semoga kepedulian seperti ini bisa menginspirasi sektor usaha lainnya,” katanya.
Ia juga berharap program bedah RTLH dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya tidak berhenti pada dua rumah yang menjadi sasaran dalam kegiatan tersebut.
“Harapannya bukan hanya dua rumah ini, tetapi ke depan semakin banyak rumah warga yang bisa dibantu,” pungkasnya.
(ADV)













