PATI – Gangguan penglihatan pada anak usia sekolah dinilai tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Sebab, kemampuan melihat dengan baik berkaitan erat dengan kenyamanan anak dalam mengikuti proses pembelajaran.
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Suhartini, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi siswa sekolah dasar di Kecamatan Pati.
Menurut Suhartini, masih terdapat anak yang mengalami gangguan penglihatan namun belum mendapatkan bantuan alat bantu berupa kacamata. Kondisi tersebut bahkan tidak selalu diketahui oleh anak maupun orang tua.
“Kadang anak hanya merasa kesulitan melihat tulisan di papan tulis, tetapi tidak menyadari bahwa itu merupakan tanda bahwa penglihatannya membutuhkan pemeriksaan,” ujar Suhartini.
Ia menilai pemeriksaan mata sejak usia sekolah perlu menjadi perhatian bersama. Dengan mengetahui kondisi mata lebih awal, gangguan penglihatan dapat segera ditangani sehingga tidak menghambat aktivitas belajar.
Suhartini mengapresiasi Global Grant Rotary yang menghadirkan pemeriksaan mata sekaligus pembagian kacamata secara gratis kepada siswa yang membutuhkan.
“Ketika anak bisa melihat lebih jelas, mereka juga memiliki kesempatan yang lebih baik untuk mengikuti pelajaran. Karena itu, kesehatan mata merupakan bagian dari investasi kita terhadap masa depan anak,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan menjangkau lebih banyak pelajar di Kabupaten Pati.
(ADV)













