DPRD Pati Siap Kawal Usulan Pagar Pembatas Jalan di Gunungsari demi Keselamatan Pengendara

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Warga Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, kembali menyuarakan kebutuhan mendesak akan pemasangan pagar pembatas jalan di ruas Tlogowungu–Gunungwungkal yang melintasi wilayah pegunungan desa tersebut. Aspirasi itu mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Kabupaten Pati di Aula Kantor Kecamatan Tlogowungu.

Dalam forum tersebut, warga menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi jalan yang dinilai cukup berbahaya. Selain memiliki banyak tikungan tajam, ruas jalan tersebut juga berada di kawasan perbukitan dengan tebing dan jurang di sisi kanan maupun kiri jalan.

Winarto, warga Desa Gunungsari, mengatakan hingga saat ini belum tersedia pagar pengaman jalan yang memadai. Padahal, jalur tersebut merupakan akses penting penghubung antar kecamatan yang setiap hari dilalui berbagai jenis kendaraan.

“Jalur ini akses antar kecamatan, tapi tidak ada pagar pengaman sama sekali. Banyak pengendara masuk jurang di tikungan. Ada juga pengemudi yang kebablasan,” ungkap Winarto saat menyampaikan aspirasinya.

Menurutnya, sejumlah kecelakaan pernah terjadi akibat minimnya sarana keselamatan jalan. Kondisi tersebut semakin diperparah dengan rusaknya dua cermin tikungan yang sebelumnya membantu pengendara saat melintas di jalur berkelok.

Karena belum adanya penanganan dari pemerintah, warga bersama para sopir berinisiatif melakukan swadaya dengan membeli dan memasang cermin tikungan di beberapa titik rawan kecelakaan. Langkah itu dilakukan demi mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

Winarto berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap keselamatan pengguna jalan di wilayah pegunungan Gunungsari. Ia menilai pemasangan pagar pembatas jalan sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati Joni Kurnianto yang hadir dalam kegiatan FGD menyatakan siap mengawal usulan warga agar segera mendapat tindak lanjut dari pemerintah daerah.

Menurut Joni, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur jalan, terutama pada jalur yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“Kami sudah mencatat usulan warga Gunungsari. Nanti akan kami sampaikan ke DPUTR dan Dishub agar jalur di Desa Gunungsari bisa segera dipasang pagar pembatas jalan,” ujar Joni.

Ia menegaskan bahwa keberadaan pagar pembatas tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap infrastruktur, tetapi juga sebagai sarana keselamatan yang dapat mencegah terjadinya kecelakaan fatal di kawasan pegunungan.

“Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian bersama. Jalur Gunungsari memiliki karakteristik yang cukup ekstrem dengan tikungan dan jurang di beberapa titik. Karena itu, pemasangan pagar pembatas jalan menjadi kebutuhan penting yang perlu segera direalisasikan,” tegas Joni.

DPRD Pati, lanjutnya, akan terus mendorong koordinasi dengan dinas terkait agar usulan masyarakat tersebut dapat masuk dalam skala prioritas penanganan infrastruktur keselamatan jalan. Dengan adanya pagar pembatas, diharapkan masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman pada jalur penghubung Tlogowungu–Gunungwungkal yang menjadi akses vital bagi warga di wilayah Pati utara.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *