DPRD Pati Nilai Modernisasi Teknologi Pertanian Mendesak untuk Tingkatkan Produktivitas

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Modernisasi sektor pertanian dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa lagi ditunda apabila Kabupaten Pati ingin mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Tengah. Hal itu disampaikan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, yang menyoroti masih minimnya pemanfaatan teknologi pertanian modern di kalangan petani.

Menurutnya, perkembangan teknologi pertanian di Pati belum mampu mengimbangi daerah lain yang telah lebih dahulu memanfaatkan peralatan modern untuk mendukung proses budidaya hingga pascapanen.

“Kalau ingin hasil pertanian semakin baik, tentu harus didukung dengan teknologi yang memadai. Saat ini alat-alat pertanian modern di Kabupaten Pati masih terbatas sehingga perlu mendapat perhatian serius,” kata Sudi.

Ia menjelaskan, penggunaan teknologi bukan sekadar mempermudah pekerjaan petani, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi, menjaga kualitas hasil panen, hingga meningkatkan daya saing produk pertanian di pasar.

Sudi menilai pemerintah daerah perlu menyusun program pembaruan sarana pertanian secara bertahap agar petani tidak tertinggal dalam menghadapi perkembangan sektor pertanian yang semakin modern.

“Teknologi menjadi investasi jangka panjang bagi pertanian. Kalau alatnya memadai, produktivitas meningkat dan petani juga lebih siap menghadapi tantangan perubahan iklim maupun persaingan pasar,” ujarnya.

Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu berharap modernisasi alat pertanian dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah sehingga kesejahteraan petani di Kabupaten Pati terus meningkat seiring meningkatnya hasil produksi.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *