Dana Desa di Pati Berkurang Drastis, DPRD Minta Kades Tetap Optimistis Bangun Desa

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Anggaran Dana Desa yang diterima setiap desa di Kabupaten Pati pada tahun ini mengalami pengurangan cukup drastis. Kondisi tersebut dipicu adanya kebijakan pemerintah pusat yang mengalihkan sebagian Dana Desa untuk mendukung program prioritas nasional.

Salah satu program yang menyerap anggaran Dana Desa yakni pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menjadi program unggulan pemerintah pusat.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Danu Ichsan membenarkan bahwa pengurangan Dana Desa berdampak langsung terhadap pembangunan di tingkat desa.

“Untuk pembangunan di tingkat desa saat ini memang berkurang drastis,” kata Danu.

Menurutnya, berkurangnya anggaran membuat sejumlah program pembangunan desa harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan yang ada. Meski begitu, ia meminta para kepala desa tetap optimistis dan tidak kehilangan semangat dalam membangun wilayah masing-masing.

Danu menegaskan, pembangunan desa tidak hanya bergantung pada Dana Desa semata. Pemerintah desa masih memiliki peluang memanfaatkan sumber pendanaan lain untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Bisa diambil dari bantuan keuangan atau bankeu dari kabupaten, provinsi, maupun bantuan lain yang sah,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah desa dapat lebih kreatif dalam menyusun program pembangunan serta mampu menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi agar kebutuhan pembangunan tetap bisa terpenuhi.

Selain itu, Danu juga menilai sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah menjadi penting agar pembangunan di desa tetap berjalan meskipun anggaran Dana Desa mengalami pengurangan.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *