PATI – Tunjangan Profesi Guru (TPG) di Kabupaten Pati hingga kini belum juga dicairkan. Kondisi tersebut membuat para guru resah karena hak yang dinantikan tak kunjung diterima.
Diketahui, total TPG yang belum dibayarkan mencapai hampir Rp2,5 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, membenarkan bahwa pencairan TPG masih tertunda. Namun, ia menegaskan keterlambatan itu bukan disebabkan ketiadaan anggaran.
Menurutnya, kendala utama terletak pada belum rampungnya persyaratan administrasi yang menjadi dasar pencairan dana tersebut.
“TPG itu pasti dibayarkan, cuma ini masih terkendala administrasi, jadi tertunda,” ujarnya.
Bambang pun meminta para guru untuk tetap bersabar menunggu proses penyelesaian administrasi. Ia memastikan bahwa hak para guru tetap akan diberikan setelah semua tahapan terpenuhi.
Selain itu, pihaknya juga mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati agar segera mempercepat penyelesaian berkas, sehingga pencairan TPG tidak semakin molor.
“DPRD memastikan TPG guru pasti dibayar, cuma ini terlambat karena administrasi,” tutupnya.
TPG Guru Rp2,5 Miliar di Pati Belum Cair, DPRD: Terkendala Administrasi
PATI – Tunjangan Profesi Guru (TPG) di Kabupaten Pati hingga kini belum juga dicairkan. Kondisi tersebut membuat para guru resah karena hak yang dinantikan tak kunjung diterima.
Diketahui, total TPG yang belum dibayarkan mencapai hampir Rp2,5 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, membenarkan bahwa pencairan TPG masih tertunda. Namun, ia menegaskan keterlambatan itu bukan disebabkan ketiadaan anggaran.
Menurutnya, kendala utama terletak pada belum rampungnya persyaratan administrasi yang menjadi dasar pencairan dana tersebut.
“TPG itu pasti dibayarkan, cuma ini masih terkendala administrasi, jadi tertunda,” ujarnya.
Bambang pun meminta para guru untuk tetap bersabar menunggu proses penyelesaian administrasi. Ia memastikan bahwa hak para guru tetap akan diberikan setelah semua tahapan terpenuhi.
Selain itu, pihaknya juga mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati agar segera mempercepat penyelesaian berkas, sehingga pencairan TPG tidak semakin molor.
“DPRD memastikan TPG guru pasti dibayar, cuma ini terlambat karena administrasi,” tutupnya.
(ADV)













