Minim Kehadiran Wali Murid, DPRD Pati Tunda Sosialisasi di SMPN 2 Pati

  • Bagikan
banner 468x60

 

PATI – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengaku kecewa atas batalnya kegiatan sosialisasi di SMP Negeri 2 Pati. Penundaan dilakukan karena jumlah wali murid yang hadir jauh dari target yang diharapkan.

Bandang menjelaskan, berdasarkan data yang dihimpun, jumlah wali murid yang seharusnya hadir mencapai lebih dari 600 orang. Namun pada pelaksanaannya, hanya sekitar 60 wali murid yang datang.

“Sosialisasi di SMP Negeri 2 Pati hari ini kita tunda, karena jumlah wali murid yang datang tidak sesuai,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan program Komisi D DPRD Pati yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Candra.

Dalam sosialisasi itu, lanjut Bandang, pihaknya akan menyampaikan sejumlah kebijakan penting, terutama terkait larangan pungutan kepada wali murid yang mengatasnamakan komite sekolah.

“Pak Candra juga melarang siswa sekolah melakukan pariwisata keluar daerah saat lulusan, termasuk membuat acara perpisahan,” katanya.

Bandang menegaskan, sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada wali murid dan pihak sekolah agar tidak ada lagi praktik pungutan yang memberatkan.

Ia juga memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan ke seluruh sekolah negeri di Kabupaten Pati.

“Sosialisasi ini akan dilakukan kepada semua sekolah negeri. Total ada 58 sekolah, dan beberapa sekolah negeri sudah kita berikan sosialisasi,” pungkasnya.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *