Kastomo Dorong Turnamen Voli Antar Desa Winong Jadi Wadah Talenta Muda

  • Bagikan
banner 468x60

PATI — Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Winong 2026 kembali menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat sekaligus mengasah kemampuan di bidang olahraga. Ajang yang telah memasuki tahun kelima tersebut mendapat perhatian dari Anggota DPRD Pati Fraksi PKB, Kastomo, yang merupakan salah satu wakil rakyat dari Kecamatan Winong.

Kastomo hadir langsung menyaksikan laga final turnamen yang digelar pada Kamis (13/8/2026) di Lapangan Bola Voli Citra Muda Mojorembun, Desa Wirun, Kecamatan Winong. Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah mengikuti kompetisi serta menyerahkan piala secara simbolis kepada para pemenang.

Menurut Kastomo, keberlanjutan turnamen voli antar desa di Kecamatan Winong patut diapresiasi karena mampu memberikan ruang kompetisi bagi anak-anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga bola voli.

“Turnamen ini sebenarnya sudah berjalan lima tahun. Ini menjadi momen yang baik untuk memberikan ruang kepada talenta-talenta muda yang memang hobi voli agar bisa mengikuti kompetisi dan menunjukkan kemampuannya,” ujar Kastomo.

Ia menilai, dari kompetisi tingkat kecamatan tersebut terlihat banyak potensi pemain muda yang layak mendapatkan pembinaan lebih lanjut. Karena itu, Kastomo berharap bakat-bakat tersebut tidak berhenti pada kompetisi antardesa, tetapi dapat diarahkan menuju jenjang yang lebih tinggi.

“Luar biasa, anak-anak muda di sini ternyata banyak yang memiliki bakat. Ini yang perlu dikembangkan dan kalau memungkinkan bisa diarahkan menuju seleksi di tingkat Kabupaten Pati,” katanya.

Kastomo juga mendorong agar pemerintah maupun pihak terkait dapat menyediakan lebih banyak ruang kompetisi dan pembinaan bagi atlet muda. Menurutnya, keberadaan turnamen seperti ini dapat menjadi salah satu jalur awal untuk menemukan bibit-bibit olahraga potensial dari desa.

“Harapannya talenta muda yang mempunyai keahlian di bidang voli ini bisa diakomodir melalui kejuaraan-kejuaraan maupun seleksi di Kabupaten Pati. Jangan sampai bakat mereka hanya terlihat di tingkat desa, tetapi tidak mendapatkan kesempatan untuk berkembang,” jelasnya.

Selain menjadi ajang olahraga, Kastomo menyebut turnamen tersebut juga memiliki nilai positif dalam menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan olahraga dinilai dapat menjadi sarana untuk membangun semangat kebersamaan sekaligus mengarahkan anak muda pada aktivitas yang produktif.

“Ini juga merupakan wujud kegiatan dalam menyambut ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Anak-anak muda diberikan ruang untuk berkompetisi, berkegiatan positif, dan menunjukkan kemampuan mereka,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi alternatif bagi generasi muda agar lebih banyak melakukan aktivitas yang bermanfaat, bukan hanya menghabiskan waktu dengan bermain gim atau sekadar nongkrong.

“Yang terpenting, anak-anak muda ini mempunyai ruang untuk berkompetisi. Daripada waktunya hanya digunakan untuk bermain game atau nongkrong yang kurang bermanfaat, lebih baik disalurkan melalui kegiatan olahraga seperti ini,” imbuh Kastomo.

Kastomo juga menyoroti jumlah peserta tahun ini yang hanya diikuti delapan tim. Padahal, pada penyelenggaraan sebelumnya jumlah peserta disebut sempat mencapai belasan tim.

Meski demikian, ia berharap kondisi tersebut tidak mengurangi semangat penyelenggara dan masyarakat untuk mempertahankan turnamen tersebut. Menurutnya, keberlangsungan kompetisi jauh lebih penting karena dari kegiatan yang rutin digelar dapat lahir pemain-pemain dengan kualitas yang semakin baik.

“Kita berharap turnamen ini tetap berjalan. Bagaimanapun, kompetisi yang dilakukan secara rutin akan membantu meningkatkan kualitas pemain. Dari sini kita bisa bersama-sama menghasilkan talenta-talenta yang semakin bagus,” tandasnya.

Dalam laga final Turnamen Bola Voli Antar Desa Kecamatan Winong 2026, Desa Winong berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Parang Garudo Desa Godo, sementara Pemuda Desa Pekalongan meraih posisi ketiga.

Kastomo pun mengucapkan selamat kepada para pemenang sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjaga jalannya kompetisi dengan semangat sportivitas.

“Selamat kepada para pemenang. Yang paling penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi semangat berkompetisi, sportivitas, dan kebersamaan yang sudah ditunjukkan seluruh peserta,” pungkasnya.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *