Bambang Susilo Ajak Warga Pati Rawat Persatuan di Momentum HUT ke-81 RI

  • Bagikan
banner 468x60

PATI — Semangat kemerdekaan tidak hanya tercermin dari khidmatnya pelaksanaan upacara, tetapi juga dari bagaimana masyarakat menjaga persatuan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu mengemuka dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Pati, Senin (17/8/2026).

Rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, berlangsung lancar dan tertib. Peserta mengikuti upacara dengan penuh khidmat, sementara pengamanan dari aparat bersama panitia turut menjaga seluruh kegiatan tetap aman dan kondusif.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo, yang turut hadir dalam peringatan tersebut, menilai momentum kemerdekaan menjadi waktu yang tepat untuk kembali memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Politisi PKB itu mengajak warga Pati untuk tidak meninggalkan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Yang paling penting ke depan masyarakat Pati bisa selalu bersatu dan selalu hidup gotong royong. Dengan kebersamaan, pembangunan di daerah kita akan lebih mudah terwujud,” ujar Bambang.

Menurutnya, kemerdekaan yang telah memasuki usia 81 tahun harus diisi dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap Pati terus berkembang menjadi daerah yang lebih baik di berbagai bidang.

“Dengan kemerdekaan yang ke-81, saya berharap ke depan Pati bisa lebih baik, masyarakatnya bisa lebih makmur dan sejahtera,” katanya.

Bambang juga mengingatkan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif. Menurut dia, masyarakat perlu lebih bijak menyikapi berbagai informasi dan tidak mudah terpengaruh isu yang berpotensi memicu perpecahan.

“Untuk masyarakat agar selalu menjaga kondusivitas, menjaga persatuan, tidak mudah terpecah belah dan tidak mudah terprovokasi,” pesannya.

Ia turut mengapresiasi seluruh elemen yang terlibat dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Pati. Pemerintah daerah, TNI, Polri, pelajar, panitia, serta masyarakat dinilai telah berkontribusi sehingga seluruh kegiatan dapat berlangsung aman dan semarak.

Bagi Bambang, semangat kemerdekaan seharusnya tidak berhenti setelah upacara selesai. Nilai persatuan dan gotong royong perlu terus diwujudkan dalam kehidupan masyarakat agar pembangunan Pati dapat berjalan bersama menuju daerah yang semakin maju, makmur, dan sejahtera.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *