PAW DPRD Pati dari Golkar Dikebut, Rekomendasi Pemprov Ditargetkan Terbit Awal September

  • Bagikan
banner 468x60

PATI — Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pati dari Partai Golkar yang meninggal dunia memasuki tahap penantian rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Partai Golkar Pati menargetkan proses tersebut dapat dituntaskan pada awal September 2026.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menyampaikan bahwa dokumen pengajuan PAW telah diteruskan ke Pemprov Jateng. Saat ini, proses administrasi masih berjalan di tingkat provinsi.

“Proses PAW sudah berjalan, dan pengajuan sudah ke provinsi sehingga kita hanya tinggal menunggu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengajuan sebelumnya sempat mengalami keterlambatan karena terdapat sejumlah dokumen yang harus dilengkapi. Namun, seluruh persyaratan kini disebut telah dipenuhi sehingga proses tinggal menunggu rekomendasi dari Pemprov Jateng.

“Untuk pengajuan PAW ke provinsi terlambat karena sebelumnya ada berkas yang masih kurang, namun saat ini sudah lengkap dan hanya tinggal menunggu rekomendasi,” jelasnya.

Endah berharap rekomendasi tersebut segera diterbitkan agar DPRD Pati dapat melanjutkan tahapan berikutnya. Jika rekomendasi telah turun, pihaknya akan segera berkoordinasi untuk pelaksanaan paripurna PAW.

“Kami berharap secepatnya, maksimal September awal rekomendasi sudah keluar dan langsung kita laksanakan paripurna,” kata Endah yang juga merupakan anggota DPRD Pati.

Menurutnya, kekosongan satu kursi legislatif turut memengaruhi kinerja lembaga DPRD. Meski demikian, setiap tahapan PAW tetap harus mengikuti prosedur dan ketentuan administrasi yang berlaku.

“Dengan kekosongan salah satu anggota DPRD Pati yang meninggal itu memang merugikan, tapi karena memang tahapannya ada yang harus dipenuhi maka harus dilengkapi,” ujarnya.

Endah menyebut proses PAW memang membutuhkan waktu berbeda-beda, bergantung pada kelengkapan administrasi dan tahapan yang harus dilalui. Karena itu, pihaknya tetap optimistis proses penggantian anggota DPRD tersebut dapat segera diselesaikan.

“Ini dinamika PAW, kadang prosesnya ada yang cepat dan ada yang agak terlambat. Target September selesai, kami optimistis dan berharap proses ini cepat selesai,” ucapnya.

Untuk mempercepat proses di tingkat provinsi, DPD Golkar Pati juga berencana melakukan koordinasi dengan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Golkar. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar proses penerbitan rekomendasi.

Terkait calon pengganti, Endah memastikan penentuannya telah mengikuti mekanisme yang berlaku. Nama yang diajukan merupakan calon legislatif dengan perolehan suara tertinggi berikutnya dari daerah pemilihan yang sama.

“Untuk nama pengganti Anggota DPRD Pati yang meninggal sesuai urutan nomor tertinggi berikutnya,” pungkasnya.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *