PATI — Prestasi pelajar di bidang olahraga dinilai tidak cukup hanya diapresiasi melalui pemberian penghargaan. Pemerintah Kabupaten Pati bersama pemangku kepentingan olahraga juga diminta memastikan para atlet muda mendapat pembinaan secara berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi D DPRD Pati, Eko Kuswanto, saat menghadiri pemberian penghargaan kepada pelajar berprestasi di bidang olahraga dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-alun Pati.
Para penerima penghargaan berasal dari jenjang SD, SMP hingga SMA sederajat di Kabupaten Pati. Mereka sebelumnya berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai kompetisi olahraga hingga tingkat regional dan nasional.
Menurut Eko, capaian tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Pati memiliki banyak potensi atlet muda yang layak dikembangkan. Karena itu, penghargaan harus menjadi bagian dari upaya membangun motivasi sekaligus memperkuat pola pembinaan.
“Anak-anak yang sudah berprestasi ini jangan berhenti setelah mendapatkan penghargaan. Mereka harus terus diberi ruang untuk berkembang melalui berbagai kompetisi,” ujarnya.
Ia menilai sekolah memiliki peran penting dalam menemukan dan mengembangkan bakat olahraga sejak usia dini. Potensi tersebut kemudian perlu disambungkan dengan pembinaan yang lebih serius melalui organisasi olahraga.
Eko mendorong Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati lebih aktif menjaring atlet potensial dari lingkungan sekolah. Menurutnya, pemetaan bakat sejak dini akan memudahkan proses pembinaan menuju jenjang prestasi yang lebih tinggi.
“Dari KONI harus bisa melihat potensi yang ada di sekolah. Anak-anak yang memiliki kemampuan harus diarahkan dan dibina supaya prestasinya terus meningkat,” katanya.
Selain pembinaan atlet, Eko juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas olahraga. Ketersediaan sarana yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor pendukung agar pelajar dapat berlatih secara optimal.
Ia berharap sinergi antara Pemkab Pati, sekolah, KONI, dan organisasi olahraga dapat diperkuat. Dengan pola pembinaan yang terarah, prestasi pelajar diharapkan tidak hanya muncul secara sporadis, tetapi mampu menjadi bagian dari regenerasi atlet daerah.
“Kalau pembinaannya dilakukan bersama dan berkelanjutan, saya optimistis akan semakin banyak atlet muda Pati yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” pungkasnya.
(ADV)













