Pati Didorong Perkuat Infrastruktur Tambak Garam, DPRD Sebut Potensi Daerah Sangat Besar

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Kabupaten Pati terus dikenal sebagai salah satu daerah penghasil garam terbesar di Jawa Tengah yang selama ini berkontribusi terhadap pasokan garam nasional. Potensi tersebut dinilai perlu dibarengi dengan perhatian serius dari pemerintah daerah, terutama dalam penguatan infrastruktur penunjang produksi garam rakyat.

Sekretaris Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Mukit mengatakan, Kecamatan Batangan menjadi kawasan dengan jumlah tambak garam dan pelaku usaha garam lokal terbanyak di Kabupaten Pati. Karena itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Pati lebih fokus dalam mendukung keberlangsungan sektor tersebut.

Menurutnya, salah satu persoalan utama yang masih dihadapi petani garam ialah infrastruktur yang belum optimal, mulai dari akses jalan tambak hingga sarana pendukung produksi lainnya.

“Sebetulnya di Jawa Tengah itu potensi garam pusatnya ada di Pati. Mestinya kita berharap ada perhatian yang lebih dari pemerintah kabupaten terkait dengan produksi garam, infrastruktur terutama,” ujarnya.

Mukit menilai, perbaikan infrastruktur akan berdampak langsung terhadap peningkatan hasil produksi sekaligus kesejahteraan petani garam. Dengan akses yang baik, distribusi hasil panen juga akan lebih mudah dan biaya produksi dapat ditekan.

Ia menjelaskan, terdapat sedikitnya empat kecamatan dengan 21 desa di Kabupaten Pati yang mayoritas masyarakatnya menggantungkan hidup dari sektor produksi garam. Empat kecamatan tersebut yakni Batangan, Juwana, Wedarijaksa, dan Trangkil.

Besarnya potensi itu, lanjut Mukit, seharusnya menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun program prioritas bagi petani garam. Ia mendorong adanya penguatan sarana produksi, pembangunan jalan tambak, pembenahan saluran irigasi, hingga penyediaan gudang penyimpanan garam.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar Kabupaten Pati tetap mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu penopang utama kebutuhan garam nasional, sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor tambak garam.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *