Wujudkan Berdikari Ekonomi Lewat Ketahanan Pangan, GMNI Pati Gelar Refleksi Kritis di Usia ke-72

  • Bagikan
banner 468x60

PATI, 25 April 2026 – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan Malam Refleksi dan Sarasehan dalam rangka memperingati Dies Natalis GMNI yang ke-72. Berlangsung di Sekretariat DPC GMNI Pati, peringatan tahun ini menjadi tonggak sejarah pergerakan mahasiswa dengan mengusung tema strategis: “Ketahanan Pangan sebagai Wujud Aktualisasi Berdikari dalam Bidang Ekonomi.”

Acara ini dihadiri oleh jajaran DPD PA GMNI, anggota dan kader GMNI lintas daerah dari Kabupaten Pati, Kudus, hingga Rembang. Solidaritas antar-organisasi juga tampak kuat dengan kehadiran perwakilan dari PC HMI, PMII, IPNU, dan IPPNU. Peringatan ini sekaligus menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan hadirnya fasilitas sekretariat baru. Kehadiran sekretariat ini diharapkan menjadi “kado terindah” yang berfungsi maksimal sebagai ruang kaderisasi, wadah diskusi, dan laboratorium untuk mencetak kader-kader terbaik bangsa menyongsong Indonesia Emas.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Acara,Bung Irfan Hidayat, menekankan bahwa peringatan Harlah ke-72 ini bukanlah sekadar agenda seremonial. Ia mengajak seluruh kader untuk menjadikan momen ini sebagai ruang refleksi guna meneguhkan kembali komitmen perjuangan. Irfan menyoroti pentingnya GMNI untuk terus hadir sebagai pelopor, penjaga nilai-nilai Marhaenisme, serta agen perubahan di masyarakat, sekaligus memperkuat solidaritas kader dalam menjawab berbagai tantangan zaman.

Agenda utama malam tersebut dilanjutkan dengan sesi sarasehan yang membedah kedaulatan ekonomi. Mas Sigit Pamungkas (Komisioner Bawaslu Pati) membuka ruang diskusi dengan menyoroti urgensi ketahanan pangan sebagai wujud nyata dari aktualisasi sikap berdikari dalam bidang ekonomi. Pemaparan ini kemudian diperdalam oleh Kang Supri (Komisioner KPU Pati), yang membedah strategi teknis kemandirian ekonomi melalui optimalisasi sektor pertanian dan pemanfaatan lahan secara produktif.

Melengkapi pembahasan tersebut, Pak Supriyanto (Ketua Bawaslu Pati) mengajak para kader untuk lebih proaktif dalam memanfaatkan serta mendukung program-program pemerintah saat ini. Sinergi ini dinilai penting agar gerakan mahasiswa dapat terjun langsung membantu masyarakat di sekitarnya untuk mencapai kemandirian ekonomi. Seluruh rangkaian diskusi yang dinamis dan memantik semangat ini dipandu dengan apik oleh Mas Dafid Alifianto (Kepala UPPD Samsat Pati) selaku moderator.

Melalui acara Malam Refleksi ini, GMNI Pati kembali membuktikan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya tajam dalam wacana, tetapi juga siap memberikan solusi konkret bagi kemandirian bangsa.

Tentang GMNI
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah organisasi mahasiswa ekstrakampus yang berlandaskan ajaran Marhaenisme. GMNI bertujuan untuk mendidik kader bangsa yang memiliki keberpihakan pada rakyat kecil (Marhaen) dan berkomitmen menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *