PATI – Anggota DPRD Kabupaten Pati, Muntamah, menegaskan bahwa pendidikan dasar sembilan tahun harus menjadi prioritas bagi seluruh keluarga di Kabupaten Pati. Menurutnya, pendidikan dasar merupakan bekal utama bagi anak untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Muntamah menjelaskan, keberhasilan program wajib belajar tidak hanya diukur dari angka partisipasi sekolah, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen masyarakat memastikan tidak ada anak yang berhenti belajar sebelum menamatkan pendidikan dasar.
“Minimal kita harus memberikan dorongan di lingkungan kita masing-masing. Minimal anak-anak di lingkungan kita itu setidaknya pendidikan dasar 9 tahun harus mengenyam,” katanya.
Ia menilai pendidikan dasar merupakan fondasi dalam membentuk karakter, kemampuan berpikir, dan keterampilan anak. Tanpa bekal tersebut, mereka akan menghadapi tantangan yang lebih besar ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Muntamah juga berharap keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi dapat terus mendorong anak-anaknya menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SLTA agar memiliki peluang yang lebih luas di masa depan.
“Semakin tinggi pendidikan yang ditempuh anak, semakin besar pula peluang mereka untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena itu, pendidikan jangan dipandang sebagai beban, melainkan investasi yang hasilnya akan dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Ia mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam memberikan pendampingan kepada anak-anak yang rentan putus sekolah. Menurutnya, langkah tersebut akan mempercepat terwujudnya sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Pati.
“Kalau memang dia masih memungkinkan untuk kita dorong lagi, ya setidaknya di lingkungan keluarga kita itu minimal SLTA,” pungkasnya.
(ADV)













