Kembali Pimpin Demokrat Pati, Joni Kurnianto Bidik 10 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

  • Bagikan
banner 468x60

PATI, suarakabar.co.id – Joni Kurnianto kembali dipercaya memimpin DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati untuk periode 2026-2031. Setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari DPP Partai Demokrat di Jakarta, Joni langsung menyiapkan langkah konsolidasi partai untuk menghadapi Pemilu 2029.

Joni yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati itu menegaskan, persiapan pemilu harus dilakukan sejak dini. Ia tidak ingin penguatan struktur partai dan pembentukan tim saksi baru dikerjakan menjelang hari pemungutan suara.

Menurutnya, target perolehan 10 kursi DPRD Kabupaten Pati perlu diiringi dengan penguatan organisasi dan kerja nyata di lapangan.

“Insya Allah 10 kursi, dengan kekuatan riil di lapangan. Jangan sampai nanti mendadak baru cari saksi, semua serba keteteran, itu nggak boleh,” ujar Joni.

Ia menjelaskan, upaya mencapai target tersebut akan dimulai dengan membenahi dan memperkuat struktur organisasi, mulai dari tingkat DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting. Selain itu, kesiapan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS) juga menjadi perhatian agar pengawalan suara dapat berjalan optimal.

Joni menilai, kesiapan struktur partai hingga tingkat bawah merupakan bagian penting dalam membangun kekuatan organisasi secara berkelanjutan. Karena itu, seluruh elemen partai diharapkan bergerak bersama dan memiliki basis dukungan yang jelas.

Salah satu langkah yang akan terus dikembangkan Demokrat Pati adalah program arisan ranting. Melalui kegiatan ini, pengurus DPC mendatangi rumah-rumah ketua ranting untuk mempererat hubungan antarkader sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Program tersebut menjadi salah satu cara Demokrat Pati menjaga kedekatan dengan pengurus di tingkat desa. Dengan pertemuan yang dilakukan secara rutin, aspirasi masyarakat diharapkan dapat lebih mudah diserap dan menjadi bahan evaluasi bagi partai.

Joni menambahkan, kepercayaan masyarakat terhadap Partai Demokrat harus dijaga melalui kerja nyata dan konsistensi dalam menjalankan kegiatan organisasi. Ia juga menekankan pentingnya pemerataan perhatian terhadap seluruh daerah pemilihan (dapil).

Menurutnya, pengawasan dan pengawalan perolehan suara tidak boleh hanya terpusat pada dapil tertentu. Seluruh wilayah harus mendapatkan perhatian yang sama agar tidak ada potensi suara yang luput dari pengawasan.

“Harus memantau setiap Dapil secara bersama-sama, harus dikawal bareng-bareng. Kalau hanya fokus satu dua, kita bisa lengah. Nah, kelengahan itu jadi pelajaran kami, Insya Allah ke depan kami tidak akan lengah lagi,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan baru untuk periode 2026-2031, Demokrat Pati mulai mempersiapkan konsolidasi organisasi sebagai bagian dari upaya mencapai target 10 kursi DPRD Kabupaten Pati pada Pemilu 2029.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *