Demokrat Pati Tak Punya Kursi Pimpinan DPRD, Joni Kurnianto Tegaskan Tetap Berpihak kepada Rakyat

  • Bagikan
banner 468x60

PATI, suarakabar.co.id – Tidak memiliki kursi pimpinan DPRD Kabupaten Pati pada periode ini tak menyurutkan komitmen DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat. Partai berlambang mercy itu menegaskan akan tetap hadir di tengah masyarakat dan bekerja menyerap aspirasi, meski jumlah kursinya mengalami penurunan.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, mengatakan jabatan di lembaga legislatif bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan partai politik. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah sejauh mana para kader mampu memberikan manfaat dan menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia mengakui, perolehan kursi Demokrat di DPRD Pati mengalami penurunan dari enam kursi pada periode sebelumnya menjadi lima kursi saat ini. Kendati demikian, hasil tersebut diterima sebagai bagian dari pilihan masyarakat dalam menentukan wakil rakyat.

“Dulu enam kursi, sekarang lima kursi. Kami menerima dengan ikhlas karena itu pilihan masyarakat. Tapi kami tetap bekerja. Bahkan kalau kita lima kursi, tetapi kerjanya lebih baik, itu luar biasa,” ujar Joni.

Menurutnya, berkurangnya jumlah kursi tidak boleh menjadi alasan bagi kader Demokrat untuk mengurangi aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar kinerja partai dan para anggota legislatif semakin baik.

Joni menegaskan, Fraksi Demokrat DPRD Pati akan terus berupaya memperjuangkan berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat. Mulai dari keluhan warga hingga persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah, seluruhnya harus menjadi bagian dari kerja-kerja politik para kader.

“Jadi kami tetap kerja, kami tetap bergabung dengan masyarakat. Kita berusaha mengatasi keluhan masyarakat apa pun, sehingga di jajaran Fraksi Demokrat akan kerja keras,” tegasnya.

Di sisi lain, Demokrat Pati juga telah menyiapkan target untuk meningkatkan perolehan kursi pada pemilihan legislatif mendatang. Joni mengungkapkan, partainya ingin kembali meraih hasil yang lebih besar, bahkan menargetkan hingga 10 kursi DPRD.

Target tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Demokrat dalam parlemen daerah sekaligus membuka peluang untuk kembali menempati kursi pimpinan DPRD Pati.

“Terus terang kami ingin kursi lebih banyak lagi. Target ke depan seperti tahun lalu bisa dapat 10 kursi, per dapil dua. Paling tidak bisa merebut kursi pimpinan, dan kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin,” katanya.

Meski demikian, Joni menilai upaya meningkatkan perolehan kursi harus diimbangi dengan pembuktian nyata kepada masyarakat. Kepercayaan pemilih, menurutnya, tidak cukup dibangun melalui janji politik, tetapi harus diwujudkan lewat kerja dan keberpihakan terhadap kepentingan publik.

Ia juga mengingatkan para kader agar tidak menjadikan persaingan politik sebagai alasan untuk saling menjatuhkan. Partai politik, lanjutnya, semestinya menunjukkan kontribusi positif melalui pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat.

“Jadi meskipun sekarang dapat lima kursi dan tidak dapat kursi pimpinan, tidak masalah. Yang penting tunjukkan ke masyarakat begini partai politik sebenarnya. Untuk masyarakat harus bekerja, bukan kejelek-jelekannya yang ditunjukkan,” jelasnya.

Joni yang juga menjabat Ketua Komisi C DPRD Pati itu menambahkan, Demokrat akan terus melakukan pembenahan terhadap kekurangan yang ada. Evaluasi internal dinilai penting agar partai semakin mampu memahami kebutuhan masyarakat dan memperbaiki hal-hal yang selama ini belum berjalan optimal.

“Partai Demokrat tetap mementingkan masyarakat. Kalaupun kita tidak disukai masyarakat, tidak apa-apa, tapi kami tetap berusaha memperbaiki apa salah dan kekurangan kita,” pungkasnya.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *