Tangisan dari Dalam Kardus Gegerkan Bengkel Mobil di Trangkil

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Suasana pagi di Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mendadak berubah menjadi perhatian warga setelah tangisan seorang bayi terdengar dari dalam sebuah bengkel mobil, Selasa (18/8/2026).

Tangisan tersebut ternyata berasal dari seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di dalam kardus dan diletakkan di atas kursi bengkel milik Slamet Santoso. Bayi itu ditemukan dalam kondisi masih hidup dengan tali pusar yang masih menempel.

Peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika Slamet Santoso bersama Bawono datang untuk memulai aktivitas di bengkel. Saat berada di area penyimpanan perlengkapan, keduanya mendengar suara tangisan bayi.

Merasa penasaran, mereka kemudian mencari sumber suara hingga akhirnya menemukan sebuah kardus berwarna cokelat. Ketika dibuka, di dalamnya terdapat bayi perempuan yang masih hidup.

Slamet yang merupakan pemilik bengkel dan warga Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, kemudian menghubungi Wahyu Satriyo Cahyanto, perangkat Desa Ketanen, untuk meminta bantuan sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

Tak berselang lama, sekitar pukul 09.10 WIB, anggota piket dan SPKT Polsek Wedarijaksa tiba di lokasi dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara. Lima menit kemudian, tenaga medis dari Puskesmas Trangkil datang untuk memberikan pemeriksaan awal terhadap bayi tersebut.

Selanjutnya, bayi dibawa ke Puskesmas Trangkil untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dengan bantuan Ita Afiati, seorang warga Desa Kajar, Kecamatan Trangkil.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis yang dipimpin Bidan Sunarti, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan panjang tubuh 48 sentimeter dan berat sekitar 3 kilogram. Kondisinya dinyatakan hidup dan segera mendapatkan perawatan medis.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro, S.Sos., M.H., mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, anggota langsung kami arahkan untuk mendatangi lokasi dan mengamankan TKP. Prioritas pertama adalah memastikan kondisi bayi dalam keadaan aman dan mendapatkan penanganan medis,” ujar AKP Suntoro.

Setelah memastikan bayi mendapatkan perawatan, polisi bersama piket Reskrim Polresta Pati, Tim Inafis, dan Tim Resmob melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut, di antaranya satu kardus berwarna cokelat, baju abu-abu, dua celana pendek berwarna biru dan hitam, serta plastik berisi tali pusar dan tisu.

Empat orang saksi, yakni Slamet Santoso, Bawono, Wahyu Satriyo Cahyanto, dan Ita Afiati, juga telah dimintai keterangan oleh penyidik.

“Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Keterangan mereka akan kami dalami untuk mengetahui rangkaian kejadian dan mengungkap siapa yang menempatkan bayi tersebut di lokasi,” jelasnya.

Selain mengumpulkan keterangan saksi, polisi juga menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas di sekitar bengkel. Langkah ini diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai orang yang meninggalkan bayi tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengecek CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi. Kami berharap masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan kejadian ini dapat segera menyampaikannya kepada kepolisian,” tambah AKP Suntoro.

Pihak kepolisian menegaskan proses penyelidikan terus dilakukan dengan mengedepankan keselamatan bayi dan mengungkap fakta berdasarkan bukti yang ada. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai latar belakang kejadian tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sendiri terkait latar belakang penemuan bayi ini. Percayakan proses penyelidikan kepada kepolisian agar fakta dan pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui berdasarkan bukti-bukti yang ada,” pungkas AKP Suntoro.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *