Kastomo Minta Suporter Turnamen Olahraga Jaga Sportivitas, Hindari Pertikaian

  • Bagikan
banner 468x60

PATI — Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Kastomo, mengingatkan para suporter turnamen olahraga agar mengedepankan sportivitas dan menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung. Ia meminta fanatisme terhadap tim tidak berubah menjadi tindakan kekerasan maupun pertikaian antarsuporter.

Menurut Kastomo, pertandingan olahraga seharusnya menjadi hiburan sekaligus ruang untuk mempererat hubungan antarwarga. Karena itu, dukungan kepada tim kesayangan perlu diberikan dengan cara yang positif tanpa mengganggu jalannya pertandingan maupun keamanan masyarakat.

“Jangan sampai fanatisme kepada tim masing-masing kemudian membuat suporter melakukan kekerasan atau pertikaian. Menang dan kalah dalam pertandingan itu hal yang biasa. Yang paling penting bagaimana kita tetap menjaga persaudaraan dan sportivitas,” ujar Kastomo.

Ia mencontohkan masih adanya pertikaian antarsuporter dalam sejumlah turnamen bola voli di Kecamatan Winong. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Kastomo berharap para suporter dapat menunjukkan kedewasaan dalam memberikan dukungan. Perbedaan pilihan tim tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan.

“Khususnya dalam turnamen bola voli, saya berharap suporter bisa memberikan dukungan secara tertib. Jangan sampai pertandingan yang seharusnya menjadi hiburan justru berakhir dengan keributan. Kita harus bersama-sama menjaga agar olahraga menjadi pemersatu masyarakat,” katanya.

Selain kepada suporter, Kastomo juga mengimbau panitia penyelenggara untuk memperkuat pengawasan dan menciptakan suasana pertandingan yang lebih positif. Salah satunya dengan menghadirkan kegiatan kreatif bagi penonton agar semangat dan antusiasme suporter dapat disalurkan melalui hal-hal yang membangun.

Menurutnya, turnamen olahraga akan semakin menarik apabila panitia tidak hanya berfokus pada pertandingan, tetapi juga memberikan ruang bagi kreativitas penonton melalui lomba yel-yel, suporter terbaik, kostum, maupun bentuk kreativitas lainnya.

“Panitia bisa membuat lomba kreatif untuk penonton. Dengan begitu, energi suporter bisa disalurkan melalui kreativitas dan dukungan yang positif. Turnamen menjadi lebih meriah, tetapi tetap aman dan sportif,” pungkasnya.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *