TPS di Timur Stadion Joyo Kusumo Bakal Dipindah, DPRD Pati Soroti Dampak ke Warga

  • Bagikan
banner 468x60

PATI — Keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) di kawasan timur Stadion Joyo Kusumo, Desa Winong, Kecamatan Pati, mendapat perhatian DPRD Kabupaten Pati. TPS yang berada di sekitar permukiman tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan warga karena menimbulkan bau tidak sedap.

Keluhan terutama muncul ketika tumpukan sampah mulai menumpuk. Aroma menyengat disebut kerap tercium warga maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Warjono, mengatakan persoalan tersebut sudah menjadi perhatian dan telah dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah terkait. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memindahkan TPS ke lokasi baru.

“Tempat sampah di sebelah timur Stadion Joyo Kusumo akan tutup. Lokasi itu akan dipindahkan,” ujar Warjono.

Ia menyebut koordinasi telah dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati. Pemindahan diharapkan menjadi solusi agar aktivitas pembuangan sampah tidak lagi berdampak langsung terhadap masyarakat di sekitar stadion.

Menurut Warjono, penentuan lokasi baru harus mempertimbangkan aspek kelayakan serta jaraknya dari kawasan permukiman. Dengan demikian, keberadaan TPS tidak menimbulkan persoalan baru bagi warga.

“Yang pasti lokasi yang baru jauh dari pemukiman,” jelasnya.

Warjono menegaskan persoalan sampah perlu ditangani secara serius agar tidak terus menjadi keluhan masyarakat. Penataan lokasi pembuangan menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih nyaman.

“Soal sampah jangan menjadi permasalahan bersama. Sehingga di tahun 2026 permasalahan sampah tidak ada kendala,” katanya.

Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan penutupan TPS tersebut masih menunggu keputusan dari DLH. Faktor kesiapan anggaran menjadi salah satu pertimbangan sebelum proses pemindahan dilakukan.

“Untuk penutupan itu nanti tergantung dari DLH, itu berkaitan dengan anggaran,” pungkas Warjono.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *