PATI – Kemajuan teknologi digital saat ini memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi. Melalui platform media sosial seperti Facebook dan TikTok, informasi dapat tersebar dengan cepat dan luas.
Namun di balik kemudahan tersebut, masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Pasalnya, tidak sedikit pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan platform digital untuk kepentingan pribadi, termasuk dengan mencatut nama orang lain.
Hal itu dialami Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati, Bambang Susilo. Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut mengaku tidak pernah memiliki akun Facebook, namun namanya justru digunakan oleh pihak tak dikenal.
Ia mengungkapkan, muncul akun dengan nama @BambangSusilo yang diketahui baru dibuat pada 7 April 2026. Dalam profilnya, akun tersebut mencantumkan latar belakang sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pati.
Bambang menegaskan bahwa akun tersebut bukan miliknya. Ia memastikan akun itu palsu dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap akun bodong yang mengatasnamakan dirinya.
“Saya tegaskan tidak pernah memiliki akun Facebook. Jadi jika ada akun yang mencatut nama saya, itu saya pastikan fake atau palsu,” tegasnya.
Ia mengaku khawatir keberadaan akun palsu tersebut dapat menggiring opini publik serta merusak citranya sebagai wakil rakyat di mata masyarakat.
Karena itu, Bambang meminta masyarakat untuk lebih jeli dalam menerima informasi, terutama di era globalisasi saat ini yang sangat rentan terhadap manipulasi opini.
“Ini perlu diwaspadai dengan adanya akun-akun palsu semacam itu. Memang di zaman sekarang masyarakat mudah terprovokasi, jadi harus hati-hati,” imbuhnya.
(ADV)













