PATI, suarakabar.co.id – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, mendorong adanya penambahan Bantuan Kesejahteraan (Bankes) bagi guru honorer di Kabupaten Pati. Hal ini disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan para guru honorer yang dinilai masih menerima gaji jauh dari kata layak.
Bandang menyebut, peningkatan Bankes perlu dipertimbangkan oleh Dinas Pendidikan dengan melakukan ploting anggaran yang memadai. Ia berharap aspirasi yang disampaikan oleh para guru honorer, khususnya dari organisasi Himpaudi, dapat diperjuangkan bersama oleh DPRD melalui Komisi D.
Menurutnya, besaran Bankes yang diterima guru honorer di Pati saat ini masih tertinggal dibandingkan daerah lain seperti Rembang dan Kudus. Kondisi tersebut membuat pihaknya merasa perlu mendorong adanya peningkatan kesejahteraan bagi para tenaga pendidik non-ASN tersebut.
“Kami melihat di daerah lain seperti Rembang dan Kudus, Bankes untuk guru honorer nilainya lebih tinggi. Ini menjadi perhatian kami agar di Pati juga bisa ditingkatkan,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan pihaknya akan berupaya memperjuangkan aspirasi tersebut, baik dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026 maupun pada pembahasan APBD Tahun 2027.
Meski demikian, Bandang mengakui realisasi peningkatan Bankes tidak mudah karena kebutuhan anggaran Pemerintah Kabupaten Pati cukup besar dan harus dibagi untuk berbagai sektor pembangunan.
“Kebutuhan anggaran tidak hanya fokus di pendidikan, tetapi masih ada sektor lain yang juga membutuhkan. Namun kami percaya dengan bupati yang baru ini, persoalan ini pasti diperhatikan. Kami memang tidak bisa berjanji pasti terealisasi, tetapi di Banggar akan kami perjuangkan,” kata Bandang.
Ia juga berharap di bawah kepemimpinan Plt Bupati Pati, Chandra, pemerintah daerah dan DPRD dapat bersinergi untuk memperhatikan kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Pati.
(ADV)













