PATI – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mulai berjalan di Kabupaten Pati. Meski demikian, pembangunan gedungnya belum sepenuhnya rampung di seluruh desa dan kelurahan yang terdaftar.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil & Menengah (Dinkop UMKM) Kabupaten Pati, Siti Subiati, menyampaikan bahwa dari total 263 titik yang telah terdaftar sebagai lokasi KDMP, baru 10 gedung yang telah selesai dibangun dengan progres 100 persen.
“Jumlah titik terdaftar 263. Yang selesai dibangun dengan progres 100 persen ada 10 titik, sehingga masih ada 233 titik yang proses dibangun,” papar perempuan yang akrab disapa Atik tersebut kepada suarakabar.co.id, Rabu (25/2/2026).
Diketahui, Kabupaten Pati yang dikenal sebagai Bumi Mina Tani memiliki 406 desa/kelurahan, terdiri dari 401 desa dan 5 kelurahan. Namun hingga kini, baru 263 titik yang masuk dalam proyek pembangunan KDMP. Sementara titik lainnya masih dalam tahap pengusulan dan pengurusan perizinan.
“Masih menunggu petunjuk dari pusat karena memang ada beberapa kendala antara lain terkait perizinan,” jelasnya.
Secara keseluruhan, progres pembangunan gedung KDMP di Kabupaten Pati saat ini baru mencapai rata-rata 38,16 persen. Sejumlah bangunan masih dalam tahap pengerjaan di berbagai penjuru desa dan kelurahan.
“Terkait Koperasi Merah Putih persentase progres rata-rata 38,16 persen,” ucap Atik.
Adapun 10 gedung KDMP yang telah rampung dibangun meliputi KDMP Desa Gajahkumpul dan Desa Jembangan di Kecamatan Batangan, KDMP Desa Sambirejo dan Desa Karaban di Kecamatan Gabus, KDMP Desa Ketip di Kecamatan Juwana, KDMP Desa Tamansari dan Desa Sambirejo di Kecamatan Tlogowungu, KDMP Desa Muktiharjo di Kecamatan Margorejo, KDMP Desa Tunjungrejo di Kecamatan Margoyoso, serta KDMP Desa Godo di Kecamatan Winong.
Atik menjelaskan, pengelolaan KDMP dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan. Sementara di tingkat daerah, program tersebut berkolaborasi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) setempat.
“Pihak yang ditunjuk untuk mengelola gerai sesuai Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 17 Tahun 2025 yang ditunjuk oleh Presiden yakni PT Agrinas Pangan Nusantara bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan. Kalau di daerah bekerjasama dengan Kodim setempat,” tandasnya.













