Siti Madulu’ah: Setelah Hampir 10 Tahun Rusak, Jalan Prawoto-Kudus Akhirnya Dibangun

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Kabar gembira datang bagi warga Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo. Setelah hampir satu dekade menanti, ruas jalan penghubung Prawoto-Kudus yang selama ini mengalami kerusakan parah akhirnya akan segera dibangun.

Jalan tersebut selama bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat karena kondisinya yang bergelombang dan dipenuhi lubang. Selain mengganggu mobilitas warga, kerusakan jalan juga kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Warga Desa Prawoto, Haryanto, mengaku bersyukur karena harapan masyarakat untuk mendapatkan jalan yang layak akhirnya segera terwujud. Menurutnya, ruas jalan itu sudah lama tidak tersentuh perbaikan meski menjadi jalur vital bagi warga.

“Jalan itu sudah hampir 10 tahun tidak diperbaiki. Tidak lama lagi pasti akan bagus,” ujar Haryanto saat mendampingi tim DPUTR Kabupaten Pati melakukan peninjauan lapangan, Jumat (5/6/2026).

Ia menuturkan, kondisi jalan yang rusak selama ini sering memakan korban. Hampir setiap pekan terdapat pengendara yang terjatuh akibat permukaan jalan yang tidak rata dan berlubang.

“Dalam satu minggu pasti ada yang jatuh. Alhamdulillah, minggu ini jalan itu sudah mulai dikerjakan,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Pati, Siti Maudlu’ah, membenarkan bahwa pembangunan ruas jalan Prawoto-Kudus akan segera direalisasikan. Politisi Partai Demokrat tersebut menyebut usulan perbaikan jalan itu telah lama disampaikan sebagai aspirasi masyarakat.

“Alhamdulillah aspirasi masyarakat terkait jalan Prawoto-Kudus yang pernah kami usulkan akhirnya akan terealisasi,” ungkapnya.

Menurut Siti, keberadaan jalan tersebut sangat penting karena menjadi akses utama warga Kecamatan Sukolilo menuju Kabupaten Kudus. Selain masyarakat Desa Prawoto, ruas itu juga dimanfaatkan warga Desa Wegil, Kedungwinong, hingga Sukolilo untuk berbagai aktivitas.

“Ini merupakan jalan utama warga yang hendak ke Kudus. Kalau harus memutar lewat Pati, jaraknya jauh lebih panjang,” jelasnya.

Ia menambahkan, banyak warga yang bergantung pada akses tersebut untuk menuju pusat perdagangan, fasilitas pendidikan, hingga layanan kesehatan di Kudus. Dari wilayah Sukolilo, perjalanan menuju Kudus dapat ditempuh sekitar 30 menit, sedangkan ke Kota Pati membutuhkan waktu hingga satu jam.

Karena itu, perbaikan jalan dinilai akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Siti juga meminta dukungan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Ia memastikan akan terus mengawal proyek tersebut agar berjalan sesuai rencana dan menghasilkan kualitas yang baik.

“Mohon dukungan dari seluruh warga. Nantinya juga ada pelebaran jalan sehingga membutuhkan kerja sama dari semua pihak. Kami akan terus mengawasi agar pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *