Direktur Baru RSUD Soewondo Diminta Segera Benahi Internal, DPRD Tekankan Pelayanan Tak Boleh Terganggu

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati bergerak cepat mengisi kekosongan pucuk pimpinan RSUD RAA Soewondo Pati setelah pengunduran diri dr. Rini Susilowati. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Candra secara resmi memperkenalkan dr. Ahmad Husen sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo dalam agenda mitigasi permasalahan rumah sakit, Jumat (3/7/2026).

Menurut Candra, pergantian kepemimpinan tersebut menjadi langkah penting agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal tanpa kendala.

“Hari ini kami mengenalkan dr. Ahmad Husen sebagai Direktur RSUD RAA Soewondo,” ujar Candra usai pertemuan.

Ia meminta direktur baru tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga aktif membangun komunikasi dengan seluruh unsur di rumah sakit. Mulai dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, hingga tenaga pendukung diminta dilibatkan dalam penyelesaian setiap persoalan yang muncul.

“Sebagai direktur baru, harus rutin melakukan pertemuan. Lakukan mitigasi masalah secara berkala dan segera cari solusinya,” tegasnya.

Candra juga mengingatkan agar forum komunikasi internal dilakukan secara berkala sehingga berbagai persoalan dapat diidentifikasi sejak dini dan tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu pelayanan kepada pasien.

“Saya pesan, dalam beberapa hari selalu melakukan pertemuan dengan pegawai senior termasuk dokter senior. Ketika ada masalah langsung cari solusi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin menyambut positif pengisian jabatan Direktur RSUD Soewondo. Menurutnya, kesinambungan kepemimpinan merupakan kebutuhan penting mengingat rumah sakit daerah memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Ali juga memberikan apresiasi terhadap kinerja direktur sebelumnya, dr. Rini Susilowati, yang dinilai berhasil membawa sejumlah perubahan selama memimpin rumah sakit tersebut.

“Saya meyakini ada perubahan yang dilakukan oleh Direktur RSUD Soewondo. Pelayanannya jauh lebih baik dari sebelumnya,” kata Ali.

Ia berharap direktur yang baru mampu melanjutkan berbagai pembenahan yang telah berjalan sekaligus meningkatkan kualitas layanan rumah sakit agar semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Posisi Direktur RSUD Soewondo itu tidak boleh kosong, karena menyangkut pelayanan,” tegas Ketua DPRD Pati.

Ali menambahkan, DPRD akan terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola RSUD Soewondo, selama orientasinya tetap pada peningkatan mutu pelayanan publik dan kepentingan masyarakat Kabupaten Pati.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *