Komisi B DPRD Pati Dorong Penanaman Jagung Masif Dukung Swasembada Pangan

  • Bagikan
banner 468x60

PATI, suarakabar.co.id – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mendorong gerakan penanaman jagung secara masif di berbagai wilayah Kabupaten Pati sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Menurut Muslihan, Kabupaten Pati memiliki potensi lahan yang cukup luas untuk dioptimalkan. Jika dikelola secara maksimal, potensi tersebut dapat menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan produksi pangan daerah.

“Pati punya potensi lahan yang besar. Kita harus berani memperluas areal tanam jagung sebagai kontribusi nyata untuk mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Muslihan.

Ia menjelaskan, komoditas jagung sangat relevan untuk dikembangkan karena memiliki permintaan pasar yang tinggi. Selain menjadi bahan pangan, jagung juga menjadi kebutuhan utama dalam sektor pakan ternak yang terus meningkat.

Muslihan menegaskan bahwa dukungan terhadap program ini tidak hanya sebatas imbauan. Komisi B DPRD Pati siap mendorong Pemerintah Kabupaten Pati agar memberikan fasilitasi kepada para petani, mulai dari penyediaan benih unggul hingga pendampingan teknis melalui penyuluh pertanian.

Menurutnya, keberhasilan program peningkatan produksi jagung membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan tenaga penyuluh. Tanpa kolaborasi yang kuat, target peningkatan produksi akan sulit tercapai.

Selain memperluas areal tanam, Muslihan juga menyoroti pentingnya pemanfaatan lahan tidur yang selama ini belum tergarap secara optimal. Optimalisasi lahan tersebut diyakini mampu menambah volume produksi pertanian di Kabupaten Pati.

Ia berharap program penanaman jagung ini juga mendapat dukungan anggaran yang memadai melalui APBD. Dengan adanya alokasi anggaran yang jelas, para petani diharapkan lebih termotivasi untuk meningkatkan hasil panen.

Di sisi lain, Muslihan meminta pemerintah daerah turut menggandeng pihak swasta guna membuka akses pasar bagi hasil produksi petani. Menurutnya, jaminan pasar dan stabilitas harga akan menjadi faktor penting yang mendorong petani memperluas lahan garapan.

Komisi B DPRD Pati sendiri berencana membahas rencana gerakan penanaman jagung tersebut dalam rapat kerja bersama dinas terkait agar kebijakan dapat segera diimplementasikan di lapangan.

“Kami ingin Pati menjadi salah satu lumbung pangan, khususnya jagung, yang mampu menopang kebutuhan nasional,” tegas Muslihan.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *