PATI, suarakabar.co.id – DPRD Kabupaten Pati meminta standar sanitasi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi perhatian serius dalam pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, mengatakan kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan baku dan proses memasak, tetapi juga kualitas air serta kondisi sanitasi tempat pengolahan.
Hal tersebut menjadi penting setelah dalam sidak Plt Bupati Pati ditemukan penggunaan air untuk memasak yang belum memenuhi standar yang dipersyaratkan.
“Air merupakan bagian dari proses produksi makanan. Karena itu kualitasnya harus dipastikan secara berkala, bukan hanya berdasarkan kondisi fisiknya yang terlihat jernih,” kata Teguh.
Ia mengatakan pemeriksaan air perlu dilakukan dengan standar yang jelas agar air yang digunakan untuk mencuci bahan maupun memasak benar-benar aman.
Selain air, sanitasi lingkungan dapur juga perlu diperiksa secara menyeluruh, termasuk saluran pembuangan dan fasilitas pencucian peralatan.
“Jangan hanya melihat dapurnya bersih atau tidak. Kita juga harus memastikan sumber air, saluran limbah, tempat pencucian dan fasilitas sanitasi semuanya berfungsi sesuai ketentuan,” ujarnya.
Teguh menambahkan, pengawasan secara berkala diperlukan untuk memastikan standar yang sudah dipenuhi sebuah SPPG tetap terjaga.
“Standar itu harus dipertahankan setiap hari. Jangan sampai saat diperiksa kondisinya bagus, tetapi setelah itu kembali tidak sesuai,” pungkasnya.













