Fraksi Golkar DPRD Pati Ingin Kursi Riyanto Segera Terisi, Endah: Pengganti Harus Siap Kerja

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Kekosongan satu kursi Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Pati dinilai mulai berdampak terhadap efektivitas kerja fraksi. Karena itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Pati, Endah Sri Wahyuningati, berharap proses Pergantian Antar Waktu (PAW) almarhum Riyanto segera rampung agar seluruh fungsi kedewanan dapat berjalan lebih optimal.

Endah mengatakan, hingga saat ini proses PAW masih menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Seluruh berkas administrasi telah dikirimkan sejak sekitar 40 hari setelah almarhum Riyanto meninggal dunia pada April 2026.

“Kami sudah ajukan sekitar 40 hari setelah almarhum wafat. Sekarang bola ada di DPP. Kami berharap prosesnya bisa segera selesai,” ujar Endah.

Sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Pati, Endah mengakui absennya satu anggota membuat pembagian tugas di internal fraksi menjadi lebih berat, terutama dalam mengawal fungsi legislasi, pengawasan, serta menyerap aspirasi masyarakat di Komisi A DPRD Pati.

Menurutnya, kehadiran anggota baru sangat dibutuhkan agar kerja-kerja fraksi kembali berjalan maksimal, terlebih masih banyak pembahasan kebijakan daerah yang membutuhkan keterlibatan seluruh anggota fraksi.

“Kami ingin fraksi kembali lengkap sehingga pembagian tugas lebih efektif. Dengan formasi penuh, fungsi pengawasan maupun pembahasan berbagai agenda DPRD juga bisa berjalan lebih maksimal,” katanya.

Endah menegaskan, sosok yang nantinya menggantikan Riyanto tidak cukup hanya memenuhi syarat administratif sebagai peraih suara terbanyak berikutnya pada Pemilu Legislatif 2024 di daerah pemilihan yang sama. Lebih dari itu, kader tersebut harus memiliki komitmen untuk melanjutkan perjuangan almarhum sekaligus memperkuat posisi Partai Golkar di tengah masyarakat.

“Pastinya harus bisa berbuat dan berjuang lebih baik. Mempertahankan, bahkan menambah suara Golkar,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penempatan anggota DPRD hasil PAW ke alat kelengkapan dewan maupun komisi akan diputuskan melalui rapat internal Fraksi Golkar setelah proses pelantikan selesai. Keputusan tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan fraksi sekaligus kompetensi kader yang bersangkutan.

“Penempatan di komisi nanti dibahas lagi. Harus mempertimbangkan yang terbaik dan memberikan kontribusi maksimal untuk Golkar,” jelas Endah.

Politikus Partai Golkar itu berharap siapapun yang nantinya memperoleh rekomendasi DPP dapat langsung beradaptasi dengan ritme kerja DPRD tanpa memerlukan waktu yang lama. Menurutnya, tantangan ke depan menuntut anggota legislatif untuk bekerja cepat dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Harapan kami, kader yang masuk nanti bisa langsung bekerja, cepat beradaptasi dengan mekanisme di DPRD, serta meneruskan dedikasi almarhum Riyanto dalam mengawal kepentingan masyarakat Kabupaten Pati,” pungkasnya.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *