PATI – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah desa di Kabupaten Pati menuai perhatian. Beberapa koperasi diketahui berdiri di lokasi yang relatif jauh dari pusat aktivitas warga sehingga dinilai kurang mendukung operasional koperasi dalam jangka panjang.
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Suharmanto, menilai keberadaan KDMP semestinya ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat. Menurutnya, akses yang mudah menjadi faktor penting agar koperasi dapat berkembang dan dimanfaatkan secara maksimal oleh warga desa.
“Kalau ada KDMP yang dibangun di lokasi yang kurang strategis biasanya soal lahan. Kebetulan lokasi lahan yang dimiliki jauh dari pemukiman,” ujar Suharmanto saat dimintai tanggapan.
Politisi Partai Demokrat tersebut menjelaskan bahwa kondisi itu umumnya bukan karena kesalahan perencanaan, melainkan keterbatasan aset tanah yang dimiliki pemerintah desa. Banyak desa tidak memiliki pilihan lokasi lain yang lebih dekat dengan permukiman maupun pusat kegiatan ekonomi masyarakat.
Suharmanto mengakui para kepala desa berada dalam posisi yang tidak mudah. Di tengah kewajiban menjalankan program pemerintah pusat, mereka juga harus menyesuaikan dengan kondisi riil ketersediaan lahan di wilayah masing-masing.
“Sebenarnya kepala desa bingung, tapi karena ini wajib dan harus membangun KDMP, maka harus dibangun,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan KDMP akan lebih efektif apabila berada di kawasan yang ramai dan dekat dengan aktivitas ekonomi warga. Dengan demikian, koperasi tidak hanya berdiri sebagai bangunan fisik, tetapi mampu menjadi pusat pelayanan ekonomi desa.
Karena itu, Suharmanto mendorong pemerintah daerah untuk memberikan petunjuk teknis yang lebih fleksibel terkait penyediaan lahan. Menurutnya, berbagai opsi seperti sewa lahan, tukar guling aset, maupun hibah tanah perlu dipertimbangkan agar lokasi koperasi lebih representatif.
“Jangan sampai koperasi yang dibangun dengan tujuan meningkatkan ekonomi masyarakat justru sulit diakses warga. Ke depan perlu ada solusi agar KDMP benar-benar berada di lokasi yang mendukung aktivitas usaha masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap evaluasi terhadap lokasi pembangunan KDMP dapat dilakukan sejak dini. Dengan penempatan yang tepat, koperasi desa diyakini dapat tumbuh menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
(ADV)













