Gunakan Perahu, Polresta Pati Distribusikan Bantuan ke Wilayah Terendam Juwana

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Polresta Pati bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Juwana melakukan pemantauan distribusi logistik sekaligus mengecek kesiapan dapur umum bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Senin (19/1/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan bantuan dari pemerintah maupun masyarakat dapat tersalurkan secara optimal kepada warga yang membutuhkan.

Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, mengatakan dapur umum yang dikelola Forkopimcam Juwana menjadi pusat pendistribusian logistik dan bantuan dari berbagai pihak. Ia menegaskan, pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan dapat diterima warga secara merata.

“Kami dari Polresta Pati bersama Forkopimcam datang untuk memantau langsung pendistribusian logistik sekaligus mengecek kesiapan dapur umum yang dikelola Forkopimcam,” ujar Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Menurutnya, bantuan yang masuk tidak hanya berasal dari masyarakat Kabupaten Pati, tetapi juga dari luar daerah. Seluruh bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan ke 19 desa yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Juwana.

“Bantuan dari masyarakat, baik dari Pati maupun luar Pati, akan kami distribusikan ke 19 desa yang terdampak banjir,” jelasnya.

Kapolresta mengungkapkan, banjir yang merendam wilayah Juwana memiliki ketinggian air antara satu hingga satu setengah meter. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah akses jalan terputus dan menyulitkan mobilitas warga.

“Daerah terdampak di Juwana ini terendam dengan ketinggian sekitar satu sampai satu setengah meter,” katanya.

Untuk menjangkau wilayah yang terendam banjir, pendistribusian bantuan dilakukan menggunakan perahu. Sarana tersebut berasal dari Polair Polresta Pati, BPBD, serta dibantu oleh masyarakat nelayan setempat.

“Setiap hari kami mendistribusikan bantuan logistik menggunakan perahu agar kebutuhan warga tetap terpenuhi,” ungkap Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Selain berfungsi sebagai pusat logistik, lokasi tersebut juga dijadikan posko relawan, posko kesehatan, serta posko pendistribusian bantuan. Keberadaan posko kesehatan diharapkan dapat membantu warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir.

“Kami juga menyediakan posko kesehatan untuk melayani warga terdampak,” ujarnya.

Kapolresta Pati turut mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan dan kesehatan, serta tidak memaksakan diri tinggal di rumah apabila kondisi tidak memungkinkan.

“Kami mengimbau warga untuk menjaga kesehatan dan tidak memaksakan tinggal di rumah, karena situasi banjir ini belum diketahui kapan akan berakhir,” tegasnya.

Di sisi lain, Polresta Pati juga melakukan patroli keamanan secara rutin untuk menjaga rumah-rumah warga yang ditinggalkan mengungsi.

“Kami melakukan patroli untuk menjaga keamanan rumah para pengungsi agar masyarakat merasa aman,” pungkas Kombes Pol Jaka Wahyudi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *