Sampah Menumpuk di Jalan Juwana-Pati, DPRD Desak DLH Bertindak

  • Bagikan
banner 468x60

Pati, suarakabar.co.id – Persoalan sampah di Kabupaten Pati hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan. Masih terdapat sejumlah lokasi yang dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan, salah satunya di sepanjang Jalan Raya Juwana-Pati.

Dari pantauan di lapangan, tumpukan sampah di tepi jalan tersebut tidak hanya menimbulkan kesan kumuh, tetapi juga mengeluarkan bau tidak sedap. Kondisi ini pun menjadi keluhan bagi pengendara yang melintas.

Menurut warga sekitar, masalah sampah di Desa Kebonsawahan, Kecamatan Juwana, ini bukanlah hal baru. Tumpukan sampah di lokasi tersebut telah terjadi selama beberapa tahun terakhir, namun belum ada solusi permanen dari pihak berwenang.

Menyikapi hal ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Mukit, menyatakan kekecewaannya. Ia menegaskan bahwa pembuangan sampah di pinggir jalan, termasuk di Jalan Raya Juwana-Pati, tidak seharusnya dibiarkan.

“Saya mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pati untuk segera mengelola sampah dengan baik,” tegas legislator dari Fraksi Demokrat tersebut.

Mukit menilai, DLH Pati perlu mencari solusi konkret untuk mengatasi persoalan ini, salah satunya dengan melibatkan peran aktif masyarakat.

“Dari tingkat desa harus ada inovasi untuk memberdayakan warganya agar bisa mengelola sampah secara mandiri. Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik seperti plastik dapat didaur ulang,” paparnya.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomis jika dikelola secara serius.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari DLH Pati terkait keluhan tersebut. Namun, masyarakat berharap agar instansi terkait segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan sampah yang telah berlarut-larut ini.

Dengan adanya perhatian dari anggota dewan, diharapkan masalah sampah di Kabupaten Pati, khususnya di Jalan Raya Juwana-Pati, dapat segera ditangani demi kenyamanan dan kesehatan warga.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *