PATI – Puluhan korban aksi demonstrasi yang sempat ricuh di Kabupaten Pati pada 13 Agustus 2025 lalu, kini mendapatkan bantuan sosial dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Tengah.
Peristiwa kericuhan tersebut menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, tercatat ada 69 korban yang sempat dirawat dan kini menjadi penerima bansos.
Kepala Bidang Pemberdayaan, Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsosp3akb Kabupaten Pati, Tri Haryumi, membenarkan adanya penyaluran bantuan tersebut. Ia menegaskan, pihaknya hanya bertugas membantu menyalurkan bantuan dari pemerintah provinsi.
“Datanya dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati. Karena yang terdampak masuk rumah sakit jumlahnya ada 69,” jelas Tri Haryumi, Senin (15/9/2025).
Ia menyebut, bansos yang diberikan berupa beras, minyak goreng, gula, dan mie instan. Penyaluran dilakukan secara bertahap hingga akhir September 2025.
“Itu dari Dinsos Provinsi Jawa Tengah, bukan dari kita, kita hanya membantu menyalurkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, pihak Dinsosp3akb Pati juga telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) agar segera mengambil bantuan di kantor Dinsosp3akb.
“Dari pihak provinsi lebih cepat lebih baik. Tapi memang ada yang belum datang, maka kami sudah menyurati KPM agar mengambil. Kalau masih belum, nantinya akan kami kirim langsung ke alamat penerima,” pungkas Tri.













