Puluhan Kepsek Datangi DPRD Pati, Adukan Rencana Mutasi Mendadak

  • Bagikan
banner 468x60

PATI, suarakabar.co.id – Sejumlah kepala sekolah (Kepsek) dari jenjang SD dan SMP di Kabupaten Pati mendatangi kantor DPRD Pati untuk menyampaikan keluhan terkait rencana mutasi yang akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Kedatangan para Kepsek tersebut bertujuan untuk bertemu langsung dengan Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, guna meminta audiensi secepatnya.

Salah satu perwakilan Kepsek, Tarmidi, mengungkapkan bahwa pihaknya resah atas rencana mutasi terhadap 54 kepala sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (8/4).

“Kedatangan kami untuk menemui Pak Ketua DPRD, dan alhamdulillah diterima. Kami ingin audiensi, karena pada Rabu (besok, red), informasinya ada 54 Kepsek yang akan dipindah tugas, jadi kami minta audiensi secepatnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, para kepala sekolah yang terdampak rencana mutasi tersebut justru akan dikembalikan menjadi guru, meskipun dinilai masih layak menjabat sebagai pimpinan di sekolah negeri.

Lebih lanjut, Tarmidi menilai rencana mutasi itu tidak disertai alasan yang jelas. Bahkan, ia menduga adanya campur tangan dari Plt Sekretaris Disdikbud Pati, Paryanto, dalam kebijakan tersebut.

“Terlebih sebelumnya, mutasi Kepsek SMP negeri juga menyeret nama yang sama, yang diduga menjadi pihak yang mengusulkan kepada Plt Bupati,” tambahnya.

Para Kepsek pun berharap DPRD Pati, khususnya komisi yang membidangi pendidikan, dapat membantu membatalkan kebijakan tersebut.

“Kami minta DPRD melalui komisi terkait bisa membantu untuk membatalkan rencana mutasi yang akan dilakukan,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin, menyatakan pihaknya siap menampung aspirasi para kepala sekolah dan memfasilitasi audiensi.

Namun demikian, ia menjelaskan bahwa jadwal audiensi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat lantaran komisi terkait masih memiliki agenda lain.

“Kebetulan komisi yang membidangi yaitu Komisi A dan D, besok masih ada acara. Jadi kita undur tanggal 13 April. Apapun yang menjadi keluhan masyarakat kita tampung,” jelasnya.

Ia berharap, melalui audiensi yang dijadwalkan, DPRD dapat membantu mencarikan solusi terbaik atas persoalan yang dihadapi para kepala sekolah tersebut.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *