Plt. Bupati Pati Tekankan Standar Keamanan dan Kualitas Layanan dalam Pembinaan SPPG

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri pertemuan Pembinaan Bagi Ahli Gizi dan Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar di Ruang Penjawi, Setda Kabupaten Pati, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi, evaluasi, serta peningkatan kualitas layanan pemenuhan gizi kepada masyarakat di Kabupaten Pati.

Dalam arahannya, Chandra menegaskan bahwa pembinaan tersebut sangat penting untuk memastikan seluruh pelaksanaan program SPPG berjalan sesuai standar, baik dari sisi keamanan pangan, kualitas menu, hingga proses penyajian dan distribusi kepada penerima manfaat.

Ia juga menyinggung adanya kejadian keracunan yang sempat terjadi pada 12 Februari lalu di salah satu SMK Negeri dengan jumlah terdampak sekitar 26 orang. Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius sekaligus bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Peristiwa kemarin harus menjadi pembelajaran bagi kita semua. Pengawasan dan standar operasional harus benar-benar dijalankan dengan disiplin,” ujarnya.

Selain itu, Chandra menyampaikan bahwa selama bulan Ramadan, SPPG akan memberikan makanan kering kepada penerima manfaat. Untuk itu, ia mengimbau seluruh pengelola dan mitra agar lebih teliti dalam memastikan masa kedaluwarsa (expired) produk makanan kering serta menjaga kualitas penyimpanan sebelum didistribusikan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nama baik serta kualitas pelaksanaan program SPPG di lapangan.

“Saya berpesan agar SPPG benar-benar dijaga pelaksanaannya. Jangan sampai program ini tercoreng oleh hal-hal yang tidak baik. Selain itu, proses penyajian juga harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjamin,” tegasnya.

Sementara itu, pertemuan pembinaan ini juga menjadi forum penguatan kapasitas bagi para ahli gizi dan mitra SPPG, mulai dari perencanaan menu, pengolahan, pengemasan, distribusi, hingga monitoring konsumsi secara berkala.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi, evaluasi, serta pengarahan kepada seluruh peserta sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pemenuhan gizi yang aman, sehat, dan tepat sasaran di Kabupaten Pati.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *