Masyarakat Pati Bersatu Kirim Ribuan Surat ke KPK Desak Penangkapan Bupati Sudewo

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Sekitar 5.000 massa yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu berencana mengirim surat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kantor Pos Pati, Senin (25/8/2025). Aksi ini dilakukan untuk mendesak KPK segera menangkap Bupati Pati, Sudewo, yang terseret kasus dugaan suap dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Koordinator Lapangan Masyarakat Pati Bersatu, Teguh Istiyanto, mengatakan aksi pengiriman surat ini merupakan bentuk aspirasi warga yang menuntut penegakan hukum.

“Jadi kami dari warga Pati itu mau mengirimkan surat yang meminta kepada KPK di Jakarta untuk segera memproses hukum terhadap Sudewo yang sudah melakukan tindak pidana korupsi dan segera menangkap Sudewo,” ujar Teguh.

Teguh menilai, Bupati Sudewo tidak menunjukkan sikap kooperatif terhadap KPK. Hal ini terlihat dari sikapnya yang mangkir dari pemanggilan lembaga antirasuah tersebut.

“Menurut informasi dari pemberitaan, sudah ada pemanggilan. Yang kami sayangkan, Pak Sudewo tidak kooperatif dan tidak menghormati lembaga negara dalam hal ini KPK. Maka dari itu, kita kirim surat untuk mendorong KPK,” tegasnya.

Selain melalui Kantor Pos Pati, sejumlah warga juga mengirimkan surat serupa dari kantor pos di kecamatan masing-masing. Hal ini dilakukan untuk mempermudah partisipasi warga, terutama mereka yang tinggal di wilayah pinggiran.

“Nah, kemarin memang ada warga yang tidak sempat datang karena jauh, jadi mereka mengusulkan tetap mengirim surat lewat kantor pos terdekat. Bahkan sudah ada warga Tayu yang lebih dulu mengirim surat melalui kantor pos cabang setempat,” imbuh Teguh.

Aksi ribuan warga ini disebut akan terus dilakukan secara bergelombang, baik secara kolektif maupun perorangan, hingga aspirasi mereka sampai ke meja KPK di Jakarta.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *