Masjid Djauharotul Imamah Pati, Perpaduan Arsitektur Eropa dan Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Kabupaten Pati ternyata memiliki masjid unik dengan perpaduan arsitektur Eropa dan Jawa yang memikat perhatian. Masjid tersebut bernama Masjid Djauharotul Imamah yang berlokasi di Gang Nomor 2 Jalan Penjawi, Kaborongan, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati.

Masjid yang telah berdiri sejak tahun 2011 itu memiliki bangunan dua lantai dengan dominasi warna cokelat. Dari bagian depan, tampak tangga yang mengarah langsung ke lantai dua. Sekilas, bentuk bangunannya menyerupai kastil khas Eropa, sehingga menghadirkan nuansa megah dan berbeda dari masjid pada umumnya.

Sementara itu, sentuhan budaya Jawa begitu terasa saat memasuki bagian dalam lantai dua. Di sana terdapat tempat imam yang terbuat dari gebyok dengan ukiran khas Jawa yang detail dan artistik. Perpaduan antara bentuk kastil bergaya Eropa dan ornamen gebyok tradisional Jawa inilah yang menjadikan masjid tersebut tampak unik dan sarat filosofi.

Ketua Takmir Masjid Djauharotul Imamah, Sigit Sulistyo, menjelaskan bahwa nama masjid tersebut diambil dari pasangan suami istri yang mewakafkannya untuk masyarakat, yakni Djauhar Malikan dan Imam Suhaemi.

“Masjidnya namanya Djauharotul Imamah itu diambil dari bapak ibu Djauhar Malikan, dan Bapak Imam Suhaemi kemudian dipotong menjadi Djauharotul Imamah Mutiara Kepemimpinan,” jelas Sigit saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, perpaduan arsitektur Eropa dan Jawa yang diusung bukan tanpa makna. Konsep tersebut menjadi simbol kebersamaan dan persatuan dalam keberagaman.

“Memang harapannya masjid ini sebuah simbol kebersamaan,” terangnya.

Sigit juga menyebutkan, dua tahun lalu Masjid Djauharotul Imamah sempat dinobatkan sebagai masjid terunik dan terantik tingkat Jawa Tengah.

“Dua tahun yang lalu dinobatkan masjid terunik dan terantik se-Jawa Tengah nomor tujuh,” katanya.

Tak hanya unggul dari sisi bangunan, masjid ini juga dilengkapi taman yang cukup luas. Area tersebut kerap dimanfaatkan para jamaah untuk beristirahat maupun bersantai setelah menunaikan ibadah.

Dengan keunikan arsitektur dan filosofi yang diusung, Masjid Djauharotul Imamah tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ikon religi yang memperkaya khazanah arsitektur di Kabupaten Pati.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *