Kondisi Alun-alun Kembangjoyo Pati Memprihatinkan, PKL Keluhkan Drainase dan Penerangan

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Kondisi Alun-alun Kembangjoyo Pati yang berada di Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati, kian memprihatinkan. Hal ini diduga akibat pengelolaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang dinilai kurang maksimal, terutama dalam aspek perawatan fasilitas umum.

Ketua Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Alun-alun Kembangjoyo Pati, Tukul, mengungkapkan sejumlah persoalan yang hingga kini belum tertangani dengan baik. Ia menyoroti buruknya sistem drainase serta minimnya lampu penerangan di kawasan tersebut.

Menurut Tukul, kondisi drainase yang tidak memadai menyebabkan genangan air di sejumlah titik, terutama saat hujan turun. Hal ini berdampak langsung terhadap kenyamanan pengunjung maupun aktivitas para pedagang.

“Lokasinya sebesar ini untuk drainase kurang, bahkan tidak ada sehingga air menggenang,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menilai penerangan di area alun-alun masih sangat kurang, khususnya pada malam hari. Kondisi yang gelap membuat pengunjung merasa kurang nyaman untuk datang.

“Kalau malam penerangan masih agak kurang, karena gelap,” tambahnya.

Tukul menjelaskan, saat hujan turun, sebagian besar area alun-alun tergenang air. Kondisi tersebut membuat para pengunjung enggan datang, sehingga berdampak pada menurunnya pendapatan para PKL.

“Kalau hujan, lokasi ini banyak tergenang air. Jadi pengunjung agak ogah untuk datang ke sini,” terangnya.

Ia juga menyebut, keramaian di Alun-alun Kembangjoyo hanya terasa pada satu tahun pertama setelah peresmian. Seiring berjalannya waktu dan kurangnya perawatan, jumlah pengunjung terus menurun.

Padahal, menurutnya, lokasi tersebut sebenarnya sudah cukup representatif bagi para PKL untuk berjualan. Namun, ia menekankan pentingnya perawatan rutin dari pemerintah agar fasilitas tetap layak digunakan.

Akibat kondisi yang semakin memburuk, jumlah PKL yang masih aktif berjualan pun menurun drastis. Dari total sekitar 490 pedagang, kini hanya sekitar 25 PKL yang masih rutin membuka lapak.

“Sebagian berjualan di tempat lain dan ada yang sementara memilih standby di rumah,” pungkasnya.

Para pedagang pun berharap Pemkab Pati segera melakukan pembenahan, khususnya pada sistem drainase dan penerangan, agar Alun-alun Kembangjoyo kembali ramai dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *