PATI, suarakabar.co.id — Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Muslihan, mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih terhadap petani garam. Dorongan ini disampaikannya sebagai bentuk respons atas berbagai keluhan yang selama ini disuarakan para petani terkait kondisi usaha garam yang dinilai semakin sulit.
“Mulai saat ini juga harus kita siapkan, terutama untuk tahun-tahun yang akan datang, supaya nanti petani garam tidak mengeluh lagi seperti sekarang ini,” ujar Muslihan.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama dinas terkait wajib hadir dan memberikan solusi nyata bagi para petani. Baik dalam bentuk pendampingan, penyusunan kebijakan yang berpihak, hingga dukungan dalam aspek pemasaran, agar petani garam mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan produksi maupun pasar.
Muslihan menegaskan bahwa Komisi B DPRD Pati juga siap berperan aktif dalam mendorong langkah tersebut. “Kami selaku Komisi B juga harus bisa mendukung, dan nanti akan kami diskusikan dengan OPD terkait. Kami juga akan koordinasikan kepada komisi lain untuk membahas persoalan petani garam,” jelasnya.
Ia berharap sinergi lintas pihak dapat terwujud, sehingga nasib petani garam di Pati semakin baik dan tidak lagi terpinggirkan. “Ini supaya petani garam lebih diperhatikan oleh banyak pihak, termasuk pemerintah daerah,” tambah Muslihan.
(ADV)













