Keluhkan Limbah Industri Tapioka, Warga Bulumanis Lor Datangi DPRD Pati

  • Bagikan
banner 468x60

PATI, suarakabar.co.id – Warga Desa Bulumanis Lor mendatangi anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Karwito, untuk mengadukan dugaan pencemaran limbah industri tepung tapioka di Sungai Mbago.

Keluhan tersebut disampaikan warga karena kondisi sungai yang melintas di desa mereka kini berubah keruh, berwarna coklat gelap, serta dipenuhi tumbuhan liar yang menghambat arus air. Warga menilai pencemaran itu sudah berlangsung cukup lama dan semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.

Salah satu warga, Adib Purnomo, mengatakan bau tak sedap dari sungai yang dikenal warga sebagai “Kali Kecing” sangat mengganggu lingkungan sekitar. Selain menimbulkan aroma menyengat, kondisi tersebut juga berdampak pada kegiatan pertanian warga.

“Bau dari sungai sangat mengganggu. Kami berharap ada normalisasi Sungai Mbago maksimal setahun sekali supaya alirannya lancar dan tidak semakin parah,” ujarnya.

Menanggapi aduan tersebut, Karwito menyatakan siap mendampingi warga untuk memperjuangkan solusi atas persoalan pencemaran sungai itu. Ia berjanji akan menyampaikan laporan tersebut kepada Komisi C DPRD Pati yang membidangi infrastruktur dan sungai.

Selain itu, ia juga akan meneruskan persoalan tersebut langsung kepada Bupati Pati agar segera mendapat perhatian dari pihak eksekutif.

“Tapi saya minta warga menyiapkan foto dan bukti kondisi sungai sebagai dasar kuat saat saya bertemu Bupati,” kata Karwito.

Ia menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat Bulumanis Lor agar ada langkah konkret dari pemerintah daerah dalam menangani dugaan pencemaran dan memperbaiki kondisi Sungai Mbago.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *