PATI – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pati, Yoga Dermawan, berharap Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersikap lebih aspiratif dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut disampaikannya menyusul adanya keluhan dari pihak SMP Negeri 1 Tayu yang sempat mengembalikan paket MBG karena dinilai dalam kondisi basi.
Yoga menegaskan, evaluasi perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang dan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa tetap terjaga.
“Ya bagus kalau menu satu minggu di-share, jadi bisa dievaluasi dari sekolah,” ujar Yoga Dermawan.
Menurutnya, keterbukaan informasi terkait menu mingguan sangat penting agar pihak sekolah dapat memberikan masukan sejak awal apabila terdapat ketidaksesuaian, baik dari sisi variasi, kualitas, maupun daya tahan makanan.
Ia juga menekankan bahwa dapur SPPG harus membuka ruang komunikasi dua arah dengan sekolah sebagai penerima manfaat program. Dengan begitu, apabila ada keluhan, dapat segera ditindaklanjuti tanpa harus menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Komisi D DPRD Pati, lanjut Yoga, akan terus memantau pelaksanaan program MBG di lapangan agar tujuan pemenuhan gizi bagi pelajar dapat tercapai secara optimal dan tepat sasaran.
(ADV)













