DPRD Pati Jadwalkan Audiensi Bahas Nasib Plt Kepala Sekolah pada 13 April

  • Bagikan
banner 468x60

PATI, suarakabar.co.id — DPRD Kabupaten Pati akan menggelar audiensi bersama Dinas Pendidikan untuk membahas nasib para Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah yang belakangan menjadi perhatian.

Anggota Komisi D DPRD Pati, Adhi Pamungkas, mengatakan bahwa pembahasan tersebut dijadwalkan pada 13 April 2026 dengan melibatkan Komisi A dan Komisi D.

“Oh, itu tanggal 13 baru kita rapatkan Komisi A dan Komisi D. Kemarin perintah dari Pak Ketua tanggal 13,” ujarnya.

Ia menjelaskan, audiensi akan digelar dalam forum resmi dengan menghadirkan pihak Dinas Pendidikan guna mendapatkan kejelasan data serta dasar kebijakan terkait posisi para Plt kepala sekolah.

“Insya Allah nanti 13 April kita rapatkan dengan Dinas Pendidikan. Kemarin sudah ada audiensi, tapi datanya kita belum tahu,” jelasnya.

Adhi menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu data lengkap terkait jumlah maupun status para Plt kepala sekolah yang menjadi persoalan.

“Untuk datanya memang belum tahu. Nanti tanggal 13 rencana kita panggil semua,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menyinggung adanya aturan yang mengatur masa jabatan kepala sekolah, yang dalam kondisi tertentu harus kembali menjadi guru. Namun demikian, DPRD masih akan mendalami implementasi aturan tersebut di lapangan.

“Regulasinya kan ada, sekitar delapan tahun harus kembali ke guru. Tapi PR-nya bagaimana, kita belum tahu,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sejumlah kepala sekolah telah melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Pati untuk menyampaikan keluhan terkait regulasi dan status jabatan mereka.

“Kemarin banyak kepala sekolah yang audiensi ke Pak Ketua, kaitannya dengan regulasi atau sudah purna atau bagaimana, itu juga belum kita dalami,” lanjutnya.

Adhi menegaskan, DPRD akan menunggu hasil audiensi pada 13 April untuk mendapatkan gambaran utuh sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Nanti kita tunggu tanggal 13, baru kita audiensi bersama Komisi A dan D dengan Dinas Pendidikan terkait,” pungkasnya.

(ADV)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *