Diterjang Banjir Kiriman, Tanggul dan Jembatan di Ketitangwetan Ambruk Lagi

  • Bagikan
banner 468x60

PATI — Tanggul Sungai Widodaren dan jembatan di Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, ambrol setelah diterjang banjir kiriman dari wilayah selatan, Rabu (10/12/2025). Luapan air yang meningkat drastis juga sempat merendam jalur Pantura dan puluhan rumah warga dengan ketinggian mencapai 30 hingga 40 sentimeter.

Dalam rekaman video amatir milik warga, terlihat derasnya aliran air menghantam tanggul darurat dan jembatan tersebut. Infrastruktur yang sebelumnya baru diperbaiki oleh BNPB itu kembali rusak parah. Bahkan, jembatan penghubung kini terputus total akibat kuatnya arus banjir.

Tingginya debit air diperparah oleh tumpukan sampah kiriman yang menyumbat aliran sungai. Akibatnya, air tidak mampu mengalir normal dan meluap ke jalan nasional serta permukiman di sekitar bantaran sungai.

Menurut Sujono, warga setempat, banjir mulai datang sekitar pukul 23.00 WIB. Namun ambrolnya tanggul dan jembatan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Ia menyebut banjir kiriman dan penumpukan sampah menjadi faktor utama kerusakan tersebut.

“Banjir ini selalu berulang tiap tahun. Harapannya pemerintah bisa melakukan penanganan yang maksimal,” ungkap Sujono.

Ambrolnya tanggul dan jembatan juga menyebabkan sejumlah rumah warga terendam. Meski air kini berangsur surut, endapan lumpur setebal sekitar 5 sentimeter masih terlihat memenuhi lantai rumah dan halaman warga.

Hingga saat ini, warga berharap adanya perbaikan permanen serta penanganan menyeluruh dari pemerintah agar kejadian serupa tidak terus terulang setiap musim penghujan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *