PATI, suarakabar.co.id — Muhammad Ulin Nuha resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Pati pada Selasa, 15 Juli 2025. Ia menggantikan almarhum ayahnya yang meninggal dunia pada 27 Januari 2025 lalu, sebagai anggota DPRD dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Pelantikan Ulin dilakukan sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029. Ia akan duduk di Komisi C DPRD Pati yang membidangi pembangunan dan infrastruktur.
Pada Pemilu Legislatif 14 Februari 2024 lalu, Ulin memperoleh 2.270 suara di bawah raihan sang ayah yang memperoleh 6.926 suara dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, yang meliputi Kecamatan Winong, Pucakwangi, Jaken, dan Jakenan.
Lelaki kelahiran tahun 1996 tersebut bukan berasal dari latar belakang politikus, melainkan seorang pengusaha muda. Sebelum dilantik menjadi legislator, Ulin sempat berkecimpung di dunia bisnis di bidang pangan dan transportasi usai lulus dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang pada tahun 2019.
“Setelah kuliah, saya langsung berwirausaha. Sempat dagang beras dan juga menggeluti usaha transportasi. Bahkan dulu saya sendiri yang jadi sopir, angkut pasir dari Jawa Timur, Kendal, hingga Klaten,” ujar Ulin saat ditemui usai pelantikan.
Perjuangan dan kerja kerasnya dalam meniti karier sebagai pengusaha menjadi bekal penting bagi Ulin saat kini beralih haluan menjadi wakil rakyat. Ia mengungkapkan, keputusan terjun ke dunia politik dilandasi oleh kekagumannya terhadap sosok ulama kharismatik asal Rembang, KH Maimoen Zubair (Mbah Moen), yang juga tokoh PPP.
“Sejak masih belajar di Madrasah Matholi’ul Huda Pucakwangi dan lanjut ke MTs, saya sudah mengidolakan Mbah Moen. Dari situlah saya tertarik bergabung dengan PPP,” ungkapnya.
Kini, dengan jabatan baru sebagai anggota dewan, Ulin berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan ayahnya dalam menyuarakan aspirasi rakyat, khususnya di wilayah pedesaan.
“Harapan saya bisa menjadi penyambung lidah masyarakat, terutama di dapil 4. Fokus kami akan lebih pada pembangunan infrastruktur desa, seperti perbaikan jalan, irigasi, dan sarana keagamaan seperti TPQ,” tandasnya.
Dengan semangat muda dan latar belakang pengalaman usaha, kehadiran Ulin Nuha di parlemen daerah diharapkan dapat membawa semangat baru dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat Pati.
(ADV)













