Bupati Pati Sudewo Minta Pansus Hak Angket DPRD Tidak Melebar ke Persoalan Lain

  • Bagikan
banner 468x60

PATI – Bupati Pati, Sudewo, menanggapi perkembangan proses hak angket yang tengah digelar DPRD Kabupaten Pati. Ia berharap agar panitia khusus (pansus) hak angket fokus pada persoalan pokok dan tidak melebar ke isu lain.

Hal tersebut disampaikan Sudewo usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Agung Baitunnur Pati, Jumat (5/9/2025).

“Saya berharap pansus hak angket ini tidak melebar. Kalau yang dipersoalkan masalah PBB-P2 ya ditajamkan, jangan kemana-mana. Jangan karena live streaming, ini dijadikan kesempatan untuk menelanjangi pemerintah,” tegas Bupati Sudewo.

Lebih lanjut, Sudewo menekankan bahwa setiap pemimpin memiliki keterbatasan. “Tidak ada pemimpin di dunia ini yang sempurna, kecuali Rasulullah SAW,” tambahnya.

Diketahui, pansus hak angket DPRD Pati dibentuk untuk menyelidiki sejumlah kebijakan Bupati Sudewo yang dinilai bermasalah. Selain kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), pansus juga menyoroti pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 220 pegawai kontrak RSUD Soewondo, mutasi pejabat di lingkungan OPD, hingga perpindahan guru dan dokter.

Dalam proses penyelidikan, pansus memanggil berbagai pihak untuk dimintai keterangan. Untuk persoalan PBB-P2, pansus telah mengundang perwakilan kepala desa, camat, hingga Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Di kesempatan yang sama, Bupati Sudewo juga memberikan klarifikasi terkait pengangkatan Sriyatun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Menurutnya, pengangkatan tersebut sesuai aturan yang berlaku.

“Sesuai aturan memang enam bulan. Bu Sriyatun meskipun teman SMA, tapi beliau qualified. Bukan karena teman, bukan karena jualan,” jelasnya.

Menanggapi mundurnya Ketua Dewan Pengawas RSUD Soewondo, Torang Manurung, Sudewo mengaku menghargai langkah tersebut. “Saya apresiasi, nanti kita benahi lagi,” ucapnya.

Terkait dugaan kekerasan terhadap wartawan saat meliput jalannya pansus hak angket DPRD Pati, Sudewo menyayangkan peristiwa tersebut. Ia mengimbau semua pihak menjaga kondusivitas daerah.

“Jangan sampai ada aksi kekerasan sedikitpun. Semua elemen harus menjaga situasi Pati tetap kondusif,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *