Suhu Mencapai 37 Derajat, Jemaah Haji Indonesia Pilih Salat Jumat di Hotel untuk Jaga Kesehatan

  • Bagikan
banner 468x60

Makkah, 30 Mei 2025 — Cuaca panas ekstrem melanda Kota Makkah, Arab Saudi, dengan suhu yang mencapai 37 derajat Celsius pada Jumat (30/5). Kondisi ini mendorong sebagian besar calon jemaah haji asal Indonesia untuk tidak melaksanakan salat Jumat di Masjidil Haram, melainkan di hotel tempat mereka menginap.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jemaah, terutama kelompok rentan seperti lanjut usia, jemaah dengan komorbid, serta mereka yang baru tiba dan belum sepenuhnya beradaptasi dengan iklim gurun yang ekstrem.

“Ini demi keselamatan. Banyak jemaah kami, khususnya lansia, merasa tidak kuat berjalan jauh dalam panas seperti ini. Maka, kami adakan salat Jumat berjamaah di lobi hotel dengan tetap memenuhi syarat dan rukun yang sah,” ujar salah satu jamaah asal Jawa Tengah.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga menyatakan bahwa dalam kondisi tertentu, pelaksanaan ibadah di tempat penginapan diperbolehkan. Selama terdapat minimal 40 orang jamaah, seorang khatib yang mampu memberikan khutbah sesuai syariat, serta dilakukan dalam waktu salat Jumat yang sah, maka salat tersebut tetap dianggap sah secara hukum Islam.

“Kami mengimbau para jemaah untuk memprioritaskan kesehatan. Jangan memaksakan diri ke Masjidil Haram jika kondisi fisik tidak memungkinkan. Semua fasilitas sudah kami siapkan di hotel, termasuk tempat ibadah yang layak dan petugas ibadah yang siap membimbing,” jelas salah satu petugas PPIH di sektor Makkah.

Selain itu, pihak PPIH juga membagikan air mineral, suplemen, dan pelindung panas (topi lebar dan payung) kepada para jemaah untuk mencegah dehidrasi dan kelelahan akibat suhu tinggi. Petugas kesehatan siaga 24 jam di setiap sektor untuk memberikan pertolongan cepat jika ada jemaah yang mengalami gangguan kesehatan.

Berdasarkan prakiraan cuaca, suhu tinggi ini diperkirakan akan terus berlanjut selama beberapa hari ke depan. Puncak ibadah haji yang akan berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina pada pertengahan Dzulhijjah juga diprediksi berlangsung dalam cuaca panas.

PPIH mengingatkan seluruh jemaah agar mulai menjaga kondisi tubuh sejak sekarang dengan istirahat cukup, makan bergizi, dan menghindari paparan langsung sinar matahari pada siang hari.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kekuatan dan kesehatan untuk bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan mabrur,” pungkas salah satu jamaah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *